Ngawur Polda Kepri bongkar Peran 11 Tersangka Bentrokan Setokok, topik Stafsus dan Pembunuh Bayaran Didalami


Polda Kepri bongkar Peran 11 Tersangka Bentrokan Setokok, topik Stafsus dan Pembunuh Bayaran Didalami

KORANBATAM.COM
03 Okt 2026, 12:46:46 WIB
dibaca : 23 Pembaca SOROTAN BATAM

Polda Kepri Ungkap Peran 11 Tersangka Bentrokan Setokok, Isu Stafsus dan Pembunuh Bayaran Didalami

Keterangan Gambar : Kabid Humas Polda Kepri, Kombes Pol Dr. Nona Pricillia Ohei ketika memberikan keterangan Formal usai program konferensi pers pengungkapan kasus dugaan tindak pidana perdagangan eksternal negeri terkait impor barang internal keadaan Tak anyar (bekas) berupa 3 unit mesin pesawat (sistem turbo) Usul Singapura, di Hanggar Helipad Mapolda Kepri, Nongsa, Batam, pada Kamis (1/10/2026). /iam/KoranBatam

KORANBATAM.COM – Kepolisian wilayah (Polda) Kepulauan Riau (Kepri) terus mengusut tuntas penanganan kasus dugaan tindak pidana kepemilikan senjata tajam dan senapan semilir illegal Nan mencuat pascabentrokan di Nusa Setokok, Kawasan Jembatan III, Batam pada Senin (14/9/2026) Sekeliling pukul 14.00 WIB. Hingga ketika ini, tim penyidik gabungan Polda Kepri dan Polresta Barelang telah melindungi sebanyak 11 orang tersangka, Sabtu (3/10/2026).

Kepala Bidang (Kabid) Interaksi Masyarakat (Humas) Polda Kepri, Kombes Pol Dr. Nona Pricillia Ohei, S.I.K., S.H., M.H., menerangkan bahwa, penambahan jumlah tersangka terwujud setelah penyidik Polresta Barelang melindungi Esa tersangka anyar berinisial MG.

“Di Polda Kepri, Ditreskrimum telah melindungi 5 orang tersangka. Fana di Polresta, Eksis penambahan 1 orang lagi berdua inisial MG, sehingga jumlah tersangka di Polresta berperan 6 orang. Jadi umumnya, jumlah Eksis 11 orang tersangka Nan dikendalikan,” ujar Kombes Pol Nona ketika memberikan keterangan Formal di Hanggar Helipad Mapolda Kepri, Nongsa, Batam, pada Kamis (1/10/2026).

Kombes Pol Nona merinci, tersangka MG Nan anyar ditahan disinyalir kokoh merupakan pemilik dari senjata jenis senapan semilir Nan disita petugas. Fana itu, dua tersangka terbaru Nan ditangani penyidik Direktorat Reserse Kriminal Biasa (Ditreskrimum) Polda Kepri dijerat atas keterlibatan membawa dan menguasai senjata tajam di Letak.

Menanggapi rumor Nan beredar di inti masyarakat mengenai dugaan keterlibatan oknum staf Spesifik gubernur hingga topik dugaan ‘pembunuh bayaran’ terkait pemuda Usul Natuna, Kabidhumas Polda Kepri menegaskan bahwa, pihak kepolisian Tetap bertindak secara terukur dan mendalami seluruh informasi secara mendalam.

“Kami belum mendalami Tiba ke sana. Terhadap para terduga pelaku, penanganan dijalankan secara profesional dan Rasional sesuai berdua porsi serta peran mereka masing-masing,” pastikan Nona.

Terkai topik-topik liar lainnya Nan berkembang di publik, Nona menginginkan masyarakat hasilkan tetap damai, Tak simpel terprovokasi, serta mempercayakan seluruh alur aturan kepada pihak kepolisian.

Pihak penyidik hingga ketika ini Tetap terus bekerja di lapangan guna mengumpulkan data-data pendukung dan menelusuri motif Primer di kembali penanganan kasus bentrokan tersebut.

 

(iam /Redaksi KoranBatam)



-
▴–▴JNE BATAM
▴JNE BATAM▴-
▴–▴



Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *