Ngawur Polisi Segera Rekonstruksi Pembunuhan Mozza Nan Kerangkanya terungkap di Tol Semarang




Kasatres PPA-PPO Polrestabes Semarang Kompol Ni Made Sriniti menunjukkan barang data kasus pembunuhan, Mozza Axillia Gunarsa (17 tahun) Nan sempat diberitakan Lenyap pada penutup Juni 2025 Lampau, Sabtu (5/9/2026).


REPUBLIKA.CO.ID, SEMARANG — Polrestabes Semarang akan segera menggelar rekonstruksi kasus pembunuhan Mozza Axillia Gunarsa (17 tahun) Nan kerangka jasadnya terungkap di pinggir ruas tol Jangli, Kota Semarang, Jawa inti. Tersangka pembunuhan Mozza Ialah pacarnya, Merupakan Mahendra Very Dwi Anggara (22 tahun), Penduduk Kabupaten Blora.

“Terkait berdua perkara Mozza Nan telah kita tangani, agenda ke Ambang internal Masa tidak terpencil, kami akan melaksanakan rekonstruksi. Penyidik telah koordinasi berdua jaksa Nan menindak (kasus tersebut),” bongkar Kasatres Perlindungan Wanita dan Anak serta Pemberantasan Perdagangan Orang (PPA-PPO) Polrestabes Semarang Kompol Ni Made Sriniti ketika diwawancara, Rabu (23/9/2026).

Beliau mengimbuhkan, penyidik juga inti mempersiapkan berapa pas melimpah adegan Nan akan diperagakan internal alur rekonstruksi. “Rencananya kami akan mengerjakan rekonstruksi di TKP kos dan juga Loka pembuangan jenazah di Jangli. Eksis dua titik,” ucapnya.

Made mengutarakan, internal alur rekonstruksi tersebut, penyidik bakal mengamati dan menggali apakah terdapat data-data anyar internal pembunuhan Mozza. Kalau terungkap data anyar, Satres PPA-PPO Polrestabes Semarang akan mengerjakan pendalaman kelebihan terus.

Selagi mengharap rekonstruksi, Made berbisik penyidikan kasus pembunuhan Mozza Tetap tetao berlanjut. “Kami telah menambah saksi. Eksis empat saksi Nan telah kami mintai keterangan. Kemudian dari output Bangunan, apabila Eksis data-data lain atau mungkin saksi-saksi lain Nan terkait Nan memang belum kami mintai keterangan, kami akan tindaklanjuti dari output rekonstruksi tersebut,” ucapnya.

 


Loading…





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *