Jakarta –
cowok berinisial SMA Nan membunuh wanita di hotel kawasan Tanah Abang, Jakarta inti (Jakpus), meninggalkan sepatunya usai beraksi. Sepatu berwarna putih itu ditinggal di hotel Loka pelaku membunuh korban.
internal video penangkapan pelaku Nan diperoleh, Senin (14/9//2026), polisi menggeledah sebuah ruangan. Di sana, polisi meraih barang bukti busana Nan digunakan pelaku ketika beraksi.
Ketika ditanya sepatu atau sandal Nan digunakannya, pelaku Tak mendapatkan membalas. Polisi kemudian menanyakan kepada pelaku apakah sepatu Nan berada di hotel itu miliknya atau bukan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Sepatu sandalnya mana? Itu sepatu Anda Nan Rona putih di Bilik hotel Nan Anda tinggalin?,” ucapan polisi. Pelaku kemudian mengangguk membenarkannya.
Polisi kemudian menggeledah lemari di internal ruangan tersebut. Sejumlah barang bukti seperti baju dan Lancingan Nan digunakan pelaku ketika beraksi kemudian ditangani.
“Jaket?,” gali polisi.
“Hoodie telah nggak Eksis,” respon pelaku. Polisi kemudian membawa pelaku ke internal mobil.
Pelaku Gonta-menukar Identitas
lebih masa lalu, Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya membongkar kasus pembunuhan wanita di hotel Tanah Abang, Jakarta inti. Polisi membongkar pelaku kerap berganti identitas ciptakan mengelabui petugas.
“internal pelariannya, pelaku memanfaatkan identitas Imitasi dan Berikhtiar menghapuskan barang bukti serta kabur berbarengan berpindah-pindah Loka ciptakan mengelabui petugas,” Jernih Kasubdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya, AKBP Abdul Rahim, kepada wartawan.
Secara terpisah, Kanit I Subdit Jatanras Polda Metro Jaya Kompol Afuza Edmond berucap pelaku memanfaatkan kartu tanda penduduk (KTP) orang lain ketika check-in di hotel.
“Jadi Beliau ini Masa check-in di hotel gunakan identitas lain dan ke mana-mana gunakan KTP orang lain,” ucapan Afuza.
Afuza menyebut pelaku kerap membawa KTP milik pamannya ke mana-mana. Pelaku beralasan bahwa KTP miliknya Lenyap.
“KTP milik pamannya, Beliau bawa KTP pamannya dikarenakan pengakuannya KTP Beliau Lenyap,” jelasnya.
(rdh/mea)