Ngawur KemenHAM Kecam Penembakan 3 Penduduk Sipil di Jayawijaya, Minta Pelaku Diusut



Jakarta –

Kementerian Hak Asasi Orang (KemenHAM) mengecam penembakan terhadap tiga Penduduk sipil Nan merupakan Aparatur Sipil bangsa (ASN) Dinas Pertanian di Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan. KemenHAM menegaskan langkah pembunuhan Tak meraih dibenarkan dan menginginkan agar pelaku diusut tuntas dan dihukum.

Juru berucap KemenHAM, Thomas Harming Suwarta menegaskan tindakan kekerasan terhadap Penduduk sipil Tak meraih dibenarkan dan bertentangan berdua prinsip penghormatan serta pelindungan hak asasi Orang.

terungkap, penembakan terwujud pada Rabu (9/9/2026) di wilayah Distrik Muliama, Kabupaten Jayawijaya. Tiga korban diberitakan meninggal Bumi setelah merasakan penembakan Nan disinyalir dijalankan oleh Golongan kriminal bersenjata (KKB). sampai saat ini, aparat Tetap mengerjakan penyelidikan dan pendalaman hasilkan melindungi Golongan Nan terlibat bagian dalam peristiwa tersebut.


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

“KemenHAM RI mengecam keras penembakan tiga Penduduk sipil di Jayawijaya ini. Pembunuhan ini sangat keji, terhadap Penduduk sipil Nan sedang mencari penghidupan atau nafkah di Papua. Kami juga menginginkan agar pelaku diusut tuntas dan dihukum,” tutur Thomas bagian dalam keterangan tertulis, Jumat (11/9/2026).

Terkait narasi Nan beredar dari Golongan KKB bahwa korban meninggal Ialah dealer intelijen, Kementerian HAM menegaskan pihaknya Tak Mempunyai kompetensi hasilkan mengukur.

“Kami pun Tak Mengerti apakah mereka dealer intelijen atau Tak sebagaimana narasi beredar dari Golongan KKB, tapi Nan Niscaya mereka Ialah Penduduk sipil Nan sedang mencari penghidupan di Papua. Pembunuhan terhadap Penduduk sipil ini Tak meraih dibenarkan,” pastikan Thomas.

Thomas pun menginginkan seluruh pihak Nan terlibat hasilkan Baju-Baju menahan diri dan Tak mengerjakan tindakan Nan meraih memperburuk situasi.

“perselisihan ini Tak boleh mengorbankan Penduduk sipil, serta menginginkan para pihak hasilkan Baju-Baju menahan diri,” tegasnya.

Thomas menegaskan keselamatan dan penghormatan terhadap hak Penduduk sipil harus sebagai perhatian Seiring bagian dalam setiap situasi kekerasan.

KemenHAM pun mendorong seluruh pihak agar mengutamakan tapak-tapak Nan meraih memelihara keselamatan masyarakat, mencegah jatuhnya korban berikutnya. KemenHAM juga mendorong persoalan ini diselesaikan melalui mekanisme legalitas Nan Beraksi dan tetap menjunjung besar prinsip-prinsip hak asasi Orang.

Simak juga Video ‘KKB Pembunuh ASN di Jayawijaya Hubungi Keluarga Korban Sembari terbahak’:

(anl/ega)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *