Ngawur Mortalitas Fikram Heluth Bukan Bunuh Diri, Keluarga Meyakini Firkam Dibunuh


BERITABETA.COM, Ambon – Pihak keluarga, Fikram Heluth korban Nan terungkap meninggal Bumi di kawasan Sapalatu, Desa Luhu Kecematan Huamual, Kebupaten Seram Bagian Barat (SBB), pada Kamis 27 Agustrus 2026,  mencurigai Mortalitas korban bukan lantaran bunuh diri.

Fikram diperkirakan tangguh berperan korban pembunuhan, setelah pihak keluraga menemukan sejumlah bukti Nan menguatkan ketika jesad korban terungkap.

Kecurigaan ini disampaikan  tim kuasa aturan keluarga korban Fikram Heluth internal jumpa pers Nan digelar di Ambon, pada Pekan (13/9/2026).

internal keterangannya, tim kuasa aturan Nan terdiri dari Abdul Safri Tuakia, Rosni Lestaluhu, Umar Tuaskial dan Herman Masry mengaku pihak keluarga telah menemukan bukti-bukti Nan menguatkan bahwa korban dibunuh oleh sejumlah orang.  

“Eksis  enam orang Nan mengetahuai penyebab Mortalitas korban.

Keluarga juga menyakini korban meninggal bukan dikarenakan bunuh diri tapi dikarenakan dibunuh,”bongkar Abdul Tuakia.

Dari keluaran permintaan keterangan sejumlah saksi dan bukti insiden sebelum dan sesudah Mortalitas korban mereka mencurigai terdapat enam orang Nan mengetahui penyebab Mortalitas korban.

Keenam orang ini belum mau dibuka identitasnya oleh tim kuasa aturan, namun identitas mereka telah dikantongi pihak keluarga Sembari mengharap keluaran forensic Nan dijalankan Polres SBB melalui, RSUD Masohi, Maluku center.

Tuakia menuturkan dari kronologis Nan didapatkan pihaknya, korban awalnya berangkat dari Luhu menuju Letak kerjanya. Korban menumpangi ojek ke Letak Sapalatu.

“ketika itu Tiba terungkap internal kondisi meninggal Bumi, korban Tak lagi berkomunikasi berdua pihak keluarga. Korban juga Tak membawa handphone,” ungkapan Rosni Lestaluhu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *