Polisi membongkar bukti Krusial berupa pesan Instagram Nan mengarah pada Mahendra Very Dwi Anggara (22) sebagai pelaku pembunuhan Mozza Axillia Gunarsa (17), Nan Lenyap sejak 28 Juni 2025 dan terungkap telah berperan kerangka di Tol Jangli Semarang.
Kasat Reskrim Polres Semarang, AKP Bodia Teja Lelana, memaparkan bahwa bukti pesan terungkap di perangkat elektronik milik orang Uzur korban. Polisi menelusuri bukti tersebut hingga ke sebuah Griya kos di Kecamatan Candisari, Kota Semarang, Loka pelaku tinggal selama dua Pekan sebelum peristiwa.
Pelaku ditahan ketika menonton pertandingan voli di Blora pada sunyi 3 September 2026. Kapolsek Banjarejo, AKP Gembong Widodo, dan Kepala Desa Banjarejo, Suwarno, menyetujui penangkapan tersebut. Penduduk setempat mengenal pelaku sebagai sosok pendiam dan berkualitas tak memakai gelagat mencurigakan.
Kasat Res PPA-PPO Polrestabes Semarang, Kompol Ni Made Sriniti, mengutarakan bahwa pelaku Berjuang menghapuskan jejak berdua memasarkan sepeda motor dan helm milik korban, serta membuang ponsel dan KTP korban di area Kota Semarang. Penjualan motor terjadi di Banyumanik dan pembeli telah berperan saksi.
Didik, Sekretaris RW 14 Candisari, menegaskan bahwa Very hanya tinggal di kos selama dua Pekan dan Tak berpamitan ketika meninggalkan kos. Tetangga kos mendengarkan keributan di Bilik pelaku ketika peristiwa, Nan awalnya dianggap hanya pertengkaran Normal.
diperkirakan pembunuhan terjadi ketika pelaku meminjam lakban dari tetangga kosnya, Nan kemudian habis setelah digunakan. S, tetangga kos lain, juga memastikan mendengarkan Bunyi keributan keras seperti pertengkaran pada saat pembunuhan.