Semarang –
Mozza Axillia Gunarsa (17) dibunuh Mahendra Very Dwi Anggara (22) di Bilik kos di kawasan Kelurahan Tegalsari, Kecamatan Candisari, Kota Semarang. dinyatakan, Very anyar tinggal di kos itu selama dua pekan.
Pantauan detikJateng di kos tersebut pada Sabtu (5/9), tampak suasana Sekeliling Sunyi. Pun hanya dua orang Nan melangkah keluar kos meski parkiran dipenuhi motor.
Kos tersebut berlantai dua. Bangunan bercat biru dan putih.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sekretaris RW 14, Didik, mengakui Very pernah mengekos di wilayahnya. Beliau menyebut Very hanya tinggal selama dua pekan.
“susut familiar berdua muka ini (Very) dikarenakan Beliau Hanya dua Pekan (tinggal di kos),” ungkapan Didik ditemui di rumahnya tak berjarak dari kos, Sabtu (5/9/2026).
Didik berucap Very mengaku hanya mengetes tinggal di kos tersebut. Adapun Duit sewa kos telah dilunasi berdua pembayaran Kontan.
“Katanya Nan ini ceritanya pengin coba masa lalu. Makanya Beliau langsung transaksi, Hanya nggak kasih KTP,” ucapnya
Very dikatakan Tak berpamitan ketika Tak lagi tinggal di kos. Barang-barangnya telah Tak Eksis.
“kelihatannya nggak (pamitan). Iya (barangnya telah tak Eksis),” jawabnya.
Fana itu, seorang penghuni kos, Beni (37), menerangkan dirinya mulai tinggal di kos pada mula Juli 2025. ketika itu Very telah Tak menghuni kos tersebut.
“Kejadiannya kan 25 Juni (2025), Saya melangkah masuk mula Juli. Bilik (Nan sempat dihuni Very) Hampa,” ungkapan Beni ketika ditemui detikJateng di Letak, cerah ini.
ketika hendak tinggal di kos itu, Beni sempat ditawarkan Bilik Nan pernah dihuni Very oleh pemilik di lantai dua. Namun, Beliau memutuskan Bilik lain.
“Pas melangkah masuk kos, Saya sempat ditawari ‘mau Bilik Nan ini apa Nan ini’. ‘Nan ini (Bilik lain) aja, Pak’,” tutur Beni sembari menirukan percakapannya berdua pemilik kos ketika itu.
ketika ini Bilik tersebut telah ditempati orang lain. Adapun tarif kos per bulannya Rp 550 ribu.
“telah ditempati kamarnya. Per purnama kalau di sini Rp 550 ribu,” terangnya.
Beni Tak mengetahui betul dugaan pembunuhan Nan dijalankan Very terhadap Mozza. Beliau hanya mengetahui adanya kasus tersebut setelah polisi tiba ke kos.
“Nggak berjumpa orangnya (Very). (Kos) Spesifik laki. Tahu Eksis kasus itu pas polisi ke sini. gua nggak ditanya, Hanya lewat aja,” tuturnya.
Diberitakan lebih masa lalu, kasus pembunuhan Mozza terungkap setelah penemuan kerangka di jurang jalur tol wilayah Jangli, Kota Semarang. Penemuan kerangka ini berawal dari pengakuan pelaku Very Nan ditahan pada Kamis (3/9).
Belakangan teridentifikasi kerangka Orang itu Ialah Mozza Axillia Gunarsa (17) Nan diinformasikan Lenyap pada 28 Juni 2025. Pembunuhan terhadap Mozza ini terungkap usai polisi menemukan kabar berupa pesan di identitas Instagram korban Nan Tetap tertaut di ponsel Nan dimiliki orang tuanya.
Berdasarkan pengakuan pelaku, pembunuhan Mozza dijalankan pada 25 Juni 2025. teridentifikasi, Beliau dihabisi berdua tapak dicekik di Bilik kos wilayah jalur Sriwijaya, Kota Semarang. Pembunuhan ini dijalankan setelah korban berdua pelaku terlibat cekcok dikarenakan cemburu.
Setelah dibunuh, jenazah Mozza dimasukkan ke bagian dalam karung. Pelaku Lampau membuang tubuhnya di jurang jalur Tol Jangli berdua mengendarai sepeda motor. Kerangka Mozza dievakuasi petugas pada Jumat (4/9).
(apu/ams)