SEMARANG, Memoindonesia.co.id – Tampang MDVA (22), cowok Usul Blora Nan disinyalir membunuh Mozza Axillia Gunarsa (17), ujungnya terungkap setelah kasus hilangnya gadis tersebut selama kelebihan dari Esa tahun terbongkar, Sabtu 5 September 2026.
bagian dalam foto Nan didapat detikJateng, MDVA terlihat nongkrong di atas sepeda motor Sembari menyeringai ketika menghadap kamera.
Kasat Res PPA-PPO Polrestabes Semarang Kompol Ni Made Sriniti mengakui foto tersebut merupakan tampang cowok Nan disinyalir sebagai pelaku pembunuhan Mozza.
Menurut Sriniti, MDVA telah diserahkan oleh Polres Semarang kepada pihaknya Seiring barang data terkait kasus tersebut.
“Iya dari apa Nan diserahkan (Polres) Semarang kan Nan diserahkan itu terduga pelaku Masa kemarin itu Baju BB, ya ini pelakunya ini,” ungkapan Sriniti ketika dihubungi detikJateng, Sabtu 5 September 2026.
Sriniti berbisik pelimpahan kasus tersebut telah dijalankan pada Jumat gelap.
lalu, alur penyidikan kasus pembunuhan Mozza dijalankan oleh Sat Res PPA-PPO Polrestabes Semarang.
“Limpahannya telah tadi gelap. terus kita alur sidiknya dari Sat PPA Polrestabes Nan alur sidik kelebihan lanjutnya,” ujar Sriniti.
Kasus Mozza Terbongkar dari obrol Instagram
Kasus pembunuhan Mozza terungkap setelah polisi menemukan kerangka Orang di jurang jalur tol area Jangli, Kota Semarang.
Penemuan kerangka tersebut bermula dari pengakuan MDVA Nan ditangani polisi pada Kamis 3 September 2026.
Kerangka Orang tersebut kemudian teridentifikasi merupakan jasad Mozza Axillia Gunarsa Nan diinformasikan Lenyap sejak 28 Juni 2025.
Polisi menemukan petunjuk Krusial dari perbicangan di identitas Instagram milik Mozza Nan Tetap tertaut pada ponsel orang tuanya.
Dari perbicangan tersebut, polisi menduga MDVA merupakan orang Nan terakhir berhubungan berbarengan Mozza sebelum gadis tersebut menghilang.
Berdasarkan pengakuan MDVA, pembunuhan terhadap Mozza dijalankan pada 25 Juni 2025.
Mozza dikatakan dibunuh berbarengan tapak dicekik di sebuah Bilik kos di kawasan jalur Sriwijaya, Kota Semarang, setelah korban dan pelaku terlibat cekcok.
Setelah membunuh korban, MDVA menginput jenazah Mozza ke bagian dalam karung.
Pelaku kemudian membawa dan membuang jasad korban ke jurang jalur Tol Jangli memanfaatkan sepeda motor.
Kerangka Mozza lalu dievakuasi petugas pada Jumat 4 September 2026.
Kasus tersebut saat ini ditangani Sat Res PPA-PPO Polrestabes Semarang hasilkan alur penyidikan kelebihan terus. HUM/GIT