Ngawur romansa Pengurus RW Ortu Mozza Geledah Anaknya di Kos Nan Dihuni Very Modal GPS




Semarang –

Mozza Axillia Gunarsa (17) dibekap hingga lemas oleh Mahendra Very Dwi Anggara (22) di sebuah Bilik kos di kawasan Candisari, Kota Semarang. Orang Uzur Mozza pun sempat mencari anaknya ke kos tersebut bermodalkan GPS.

“extra dari Esa purnama Lampau, Eksis sih bapak Bunda nanya, ‘Pak, Saya mau gali, ini GPS-nya di sini’,” ungkapan Sekretaris RW 14, Didik, ketika ditemui detikJateng di rumahnya, Sabtu (5/9).

Didik menyebut, GPS itu dipasang di motor milik Mozza. Tetapi orang Uzur Mozza tak kunjung Berjumpa anaknya Nan ketika itu telah tewas.


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

“‘Bunda kok tahu motornya di sini? dikarenakan motor itu Saya pasangi GPS’. Setelah dicari-Geledah kok nggak Eksis ya motornya mbak korban, si Mozza,” bongkar Didik menggandakan perbicangan berbarengan orang Uzur Mozza.

Beliau menyebut, motor milik Mozza telah Tak Eksis di kos. diperkirakan, GPS tersebut dilepas dari motor.

“telah nggak Eksis. mendapatkan jadi (GPS dilepas dari motor),” terangnya.

dinyatakan, orang Uzur Mozza mengharap dari magrib hingga Sekeliling pukul 21.30 WIB. Mereka juga sempat memutari gang tersebut.

“Iba itu melonjak ke atas, kembali ke titiknya di sini. Itu sunyi. Makanya Saya nanya, ‘kenapa kok ke sini kayak orang tidak mengerti. Saya lagi nyari anak Saya, Beliau bawa motor. telah pelan nggak kembali,” tuturnya.

Very Sempat Pinjam Lakban

Didik mengembangkan, Very ternyata pernah meminjam lakban kepada tetangga kosnya ketika terdengar cekcok di kamarnya. Pada saat itulah, diperkirakan Very membunuh Mozza.

“Dari romansa tetangga kamarnya, ketika itu terdengar keributan sesaat (di Bilik Nan disewa Very). Beliau (tetangga Bilik Very) memikir ‘alah orang pacaran Bilik sebelah’. Kalau tetangga Bilik itu nggak Mengerti persoalannya apa,” ungkapan Didik.

ketika terdengar kegaduhan, Very meminjam lakban ke tetangga kamarnya. Namun ketika dikembalikan, lakban tersebut telah habis.

“Setelah itu si pelaku pinjam lakban ke tetangga kamarnya. Lakban itu tahu-tahu habis,” Jernih Didik.

Tetangga kos tersebut belum pernah berkomunikasi berbarengan Very. Beliau berhubungan berbarengan Very saay meminjamkan lakban.

“ujungnya Eksis interaksi ketika pinjam lakban,” ujar Didik.

Diberitakan sebelum itu, kasus ini terungkap setelah penemuan kerangka di jurang lorong tol wilayah Jangli, Kota Semarang. Penemuan kerangka ini berawal dari pengakuan pelaku Very Nan diamankan pada Kamis (3/9).

Belakangan terungkap kerangka Orang itu Ialah Mozza Axillia Gunarsa (17) Nan diberitakan Lenyap pada 28 Juni 2025. Pembunuhan terhadap Mozza ini terungkap usai polisi menemukan bukti berupa pesan di identitas Instagram korban Nan Tetap tertaut di ponsel Nan dimiliki orang tuanya.

Berdasarkan pengakuan pelaku, pembunuhan Mozza dikerjakan pada 25 Juni 2025. terungkap, Beliau dihabisi berbarengan tapak dicekik di Bilik kos wilayah lorong Sriwijaya, Kota Semarang. Pembunuhan ini dikerjakan setelah korban berbarengan pelaku terlibat cekcok dikarenakan cemburu.

Setelah dibunuh, jenazah Mozza dimasukkan ke internal karung. Pelaku Lampau membuang tubuhnya di jurang lorong Tol Jangli berbarengan mengendarai sepeda motor. Kerangka Mozza dievakuasi petugas pada Jumat (4/9).

(apu/apu)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *