Ngawur Penampakan Very Pembunuh Mozza Berbaju Tahanan-Tangan Diborgol




Semarang –

Pelaku pembunuhan Mozza Axillia Gunarsa (17), bernama Mahendra Very Dwi Anggara (22), telah diajak ke Mapolrestabes Semarang. Ini tampangnya ketika digiring polisi.

Pantauan detikJateng di Mapolrestabes Semarang, Very tampak diajak petugas dari gedung Sat Tahti menuju ruangan Sat Res PPA-PPO. Ia dikawal oleh dua petugas polisi.

Tampak Very mengenakan kaus tahanan berwarna oranye dan Lancingan selutut berwarna hitam. Tangannya juga dipasangi borgol ties berwarna oranye.


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Very berperawakan kurus berbarengan rambut pendek keriting. menyaksikan keberadaan pelaku, para wartawan Nan berada di tidak terpencil Letak langsung mendekat.

menyaksikan keberadaan wartawan, Very spontan langsung mengakhiri muka. Ia juga tertunduk Sembari terus Melangkah.

Tak Eksis sepatah ungkapan pun Nan meninggalkan dari bibir Very. Meski telah ditanyai berkali-kali, ia hanya menentukan bungkam.

Konferensi pers bongkar kasus pembunuhan Mozza digelar di Mapolrestabes Semarang. Kasi Humas Polrestabes Semarang, Kompol Riki Fahmi Mubarok, mengakui tersangka telah ditahan.

“Tersangka ketika ini telah dijalankan penangkapan dan penahanan hasilkan dijalankan tahapan kelebihan terus,” ungkapan Riki ketika memasuki konferensi pers, Sabtu (5/9/2026).

Diberitakan sebelum itu, kasus ini terungkap setelah penemuan kerangka di jurang jalur tol wilayah Jangli, Kota Semarang. Penemuan kerangka ini berawal dari pengakuan pelaku Very Nan ditahan pada Kamis (3/9).

Belakangan teridentifikasi kerangka Orang itu Ialah Mozza Axillia Gunarsa (17) Nan diberitakan Lenyap pada 28 Juni 2025. Pembunuhan terhadap Mozza ini terungkap usai polisi menemukan berita berupa pesan di identitas Instagram korban Nan Tetap tertaut di ponsel Nan dimiliki orang tuanya.

Berdasarkan pengakuan pelaku, pembunuhan Mozza dijalankan pada 25 Juni 2025. teridentifikasi, Beliau dihabisi berbarengan jejak dicekik di Bilik kos wilayah jalur Sriwijaya, Kota Semarang. Pembunuhan ini dijalankan setelah korban berbarengan pelaku terlibat cekcok dikarenakan cemburu.

Setelah dibunuh, jenazah Mozza dimasukkan ke internal karung. Pelaku Lampau membuang tubuhnya di jurang jalur Tol Jangli berbarengan mengendarai sepeda motor. Kerangka Mozza dievakuasi petugas pada Jumat (4/9).

(apu/ams)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *