Ngawur Kagetnya Tetangga di Blora, Very Pembunuh Mozza Diciduk ketika Nonton Voli




Blora –

Polisi membongkar Mozza Axillia Gunarsa Nan terdeteksi tinggal kerangka di jurang tol Jangli Semarang tewas dibunuh Mahendra Very Dwi Anggara (22). Very pun ditahan ketika menonton turnamen voli di kampung halamannya di Blora.

Kepala Desa Banjarejo, Suwarno, menyetujui Very merupakan warganya. Beliau juga menyetujui Kalau Very ditahan ketika pertandingan voli di lapangan desa setempat.

“Kalau gua menyaksikan di foto tadi itu memang Penduduk gua, betul. Itu Nan juga dijemput ketika nonton turnamen voli di lapangan voli,” Jernih Suwarno ketika ditemui di rumahnya, Banjarejo, Blora, Sabtu (5/9/2026).


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Beliau menyebut sosok Very dikenal sebagai pribadi Nan berkualitas. Tak Eksis catatan buruk selama beraktivitas di kampung.

“Beliau berkualitas, nggak aneh-aneh. Beliau juga pendiam. Orangnya berkualitas betul, mas. berkualitas,” Jernih Beliau.

Beliau pun kaget Kalau pemuda di desanya merupakan seorang pembunuh. “Enggak menyangka kalau di media seperti itu (pelaku pembunuhan), gua Tak tahu,” jelasnya.

Menurutnya, selama setahun terakhir tak Eksis sifat Nan mencurigakan dari Very. “Normal, Normal, Normal,” ucapnya.

Jadi Saksi Penangkapan

Suwarno berbisik Very ditahan pada Kamis (3/9) Sekeliling pukul 21.00 WIB. Kala itu Beliau sempat dihubungi perangkat desanya hasilkan mendampingi penangkapan polisi.

“Masa pengamanan dari Polres Semarang itu telah memberi tahu ke perangkat gua. letak Beliau itu di lapangan voli. Dijemput berkualitas-berkualitas, ‘Mas ikut gua’,” terangnya.

Kala itu, Suwarno mengaku tak tahu kasus Nan menjerat warganya itu. Setelahnya, Verdy digiring polisi berbarengan diborgol dan pengawalan.

“Permasalahannya apa juga Tak tahu, Tak diberi tahu. Tahu-tahu Beliau dikecrek (diborgol), kemudian dimasukkan mobil, kemudian diangkut entah ke Semarang, entah ke Polres juga enggak tahu. Nan Jernih mobil-mobil polisi. Kelihatannya mungkin diangkut ke Semarang itu aja,” beber Beliau.

Letak turnamen voli Loka Mahendra Very Dwi Anggara (22) pembunuh Mozza diciduk polisi. Foto: Achmad Niam Jamil/detikJateng

Menurut Suwarno, Very telah pelan berada di Griya. Selain itu juga pernah bekerja di area Semarang.

“Beliau kelihatannya melangkah keluar kota, Mas. Kerja di Semarang, gua menyimak-menyimak seperti itu. Kalau di Griya telah pelan,” cerah purnawirawan tersebut.

Beliau seorang diri belum mengetahui secara Niscaya kasus apa Nan menyeret warganya. Hanya tahu informasi dari media massa.

“gua tahu juga dari media Mas, di media kelihatannya itu (pembunuh gadis Semarang). hasilkan kepastiannya gua enggak tahu,” bebernya.

Terpisah, Kapolsek Banjarejo, AKP Gembong Widodo ketika dimintai konfirmasi berbisik pembunuh Mozza dikendalikan ketika menonton voli di Blora.

“Pelaku dikendalikan pada masa Kamis gelap Jumat (3/9) Sekeliling pukul 21.00 WIB di lapangan Voli Kalirejo Banjarejo. Kayaknya lihat voli,” singkap Kapolsek Banjarejo, AKP Gembong Widodo ketika dimintai konfirmasi detikJateng melalui ponsel, Sabtu (5/9).

cowok Nan disinyalir sebagai pelaku pembunuh Mozza tersebut berinisial MDVA (22) merupakan Penduduk di area Kecamatan Banjarejo, Blora. Gembong mengaku ketika penangkapan Nan dikerjakan oleh tim Polres Semarang, pihaknya hanya mendampingi. MVDA menyerahkan diri tak memakai perlawanan di lapangan voli ketika dikepung oleh polisi tak memakai seragam.

“Penangkapan di lapangan voli. berikut diinterogasi ujungnya mengaku, berikut diangkut ke Semarang. Eksis perangkat desa hasilkan menyaksikan juga,” Jernih Gembong.

“Menurut keterangan personel, nggak Eksis perlawanan, Beliau kooperatif. Kita hanya sebatas mendampingi, dikarenakan penangkapannya di Banjarejo. dikarenakan polisi gunakan baju preman Seluruh (tak memakai seragam),” bebernya.

Setelah dikendalikan, MDVA kemudian diangkut oleh tim gabungan ke Polres Semarang hasilkan dimintai keterangan.

lebih masa lalu, kerangka Orang terdeteksi di jurang jalur tol area Jangli, Kota Semarang. Kerangka itu disinyalir Ialah Mozza Axillia Gunarsa (17) Nan diinformasikan Lenyap kelebihan dari Esa tahun Lampau.

Kerangka itu dievakuasi petugas pada Jumat (4/9). Keberadaan kerangka tersebut terungkap setelah polisi menangkap MDVA (22), pelaku pembunuhan Mozza di Kabupaten Blora.

Pembunuhan terungkap dikerjakan pada 25 Juni 2025. Polisi mutakhir mendapatkan laporan orang Lenyap tiga masa setelahnya, Merupakan pada 28 Juni 2025.

Jenazah Mozza dimakamkan pada Jumat (4/9) di makam Sepringgitan, Dusun Gebugan, Desa Gebugan, Bergas, Semarang.

(ams/apu)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *