Demak –
Pelaku pembunuhan dan pembakaran terhadap sesosok wanita di pos ronda tepi lorong Raya Purwodadi-Semarang, Kebonagung, Demak, diamankan tim gabungan kepolisian di Kota Semarang.
Hal tersebut dikatakan oleh Kabid Humas Polda Jawa center, Kombes Yuliyanto. Ia menyebut penangkapan dijalankan oleh tim jajaran Polda Jateng.
“(diamankan oleh) gabungan personel Polda, Polres dan Polsek,” ungkapan Yuliyanto melalui pesan WhatsApp kepada detikJateng, Kamis (3/9/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Yuliyanto menuturkan, penangkapan dijalankan pada Kamis (3/9/2026) permulaan saat tadi.
Diberitakan lebih masa lalu, mayat wanita tak memakai identitas terungkap bagian dalam kondisi terbakar di pos ronda Dukuh Wareng RT 5 RW 3, Desa/Kecamatan Kebonagung, Kabupaten Demak. Wanita itu disinyalir korban pembunuhan.
Ps Kasi Humas Polres Demak, Iptu Rudi Tri Sayogo berucap keberadaan mayat itu terungkap pada Selasa (1/9/2026) Sekeliling pukul 04.00 WIB. Keberadaan mayat tersebut mulanya terungkap oleh saksi Esa bernama Wahyudi (36) Nan menyaksikan pos ronda terbakar.
“Menurut keterangan saksi 1, pada ketika Mau mendapatkan santap, menyaksikan Eksis pos ronda Nan terbakar tetapi Tak mengetahui kalau Eksis mayat di pos ronda tersebut. Kemudian saksi 1 memanggil saksi 2 dan saksi 3 hasilkan ikut memeriksa keadaan pos ronda dan terungkap Eksis mayat tak memakai identitas Nan telah kaku,” ungkapan Rudi ketika dihubungi detikJateng, Selasa (1/9).
Rudi menyebut Penduduk setempat Tak Eksis Nan mengetahui identitas mayat tersebut. Tim identifikasi Nan tiba di Letak kemudian menjamin jenazah tersebut merupakan seorang wanita.
“Menurut keterangan Pak RT setempat Tak Eksis Penduduk Nan mengetahui (mengenal) mayat tak memakai identitas tersebut, kemudian dari Polsek Kebonagung menelepon Pamapta dari Polres Demak,” tutur Rudi.
“Sesampainya di Letak Sekeliling pukul 04.45 WIB, kemudian tim identifikasi dari Polres Demak melaksanakan pengecekan dan terungkap bahwa indentitas Nan meninggal jenis kelamin Wanita,” imbuhnya.
Rudi mengemukakan Eksis dugaan kekerasan terhadap wanita tersebut. Rudi memaparkan Karakteristik-Karakteristik korban tersebut Adalah Wanita usia susut kelebihan 40 tahun berdua menjulang tubuh Sekeliling 147 cm berdua perawakan pendek rapuh Gendut.
“busana ini Eksis baju hijau ukuran S, handuk merek Pamelo Rona biru, Lancingan 3/4 Rona hitam bergambar logo Pain bagian dalam serial Naruto. Kaos kaki krem Eksis stiker gambar kepala beruang. Sandal slop Rona hitam merek Lauvo nomor 37,” cerah Rudi.
Rudi menyebut output autopsi menyingkap bahwa luka tajam berupa tusukan berperan dikarenakan Mortalitas korban. dikarenakan luka ini, tulang tengkorak korban hingga merasakan patah.
“Penyebab Mortalitas luka tusuk di bagian kepala belakang Nan berpengaruh patahnya tulang tengkorak,” bongkar Rudi.
(dil/ahr)