Selasa (1/9/2026) cerah, kelihatannya bakal sebagai masa Nan takkan meraih dilupakan Penduduk jalur Terusan Suryani, Kelurahan Babakan Ciparay, Kecamatan Babakan Ciparay, Kota Bandung. Mereka menemukan mayat wanita Nan terbungkus kardus, Nan ternyata merupakan korban pembunuhan.
Setelah penemuan diinformasikan, penyelidikan kasusnya pun ujungnya mendapat titik urai. Pelakunya, SDS (31), diamankan ketika mengetes kabur ke Palembang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lantas bagaimana kronologinya? Berikut ringkasan kasusnya:
Terbungkus Kardus tak memakai Identitas
Mayat wanita itu terungkap tak memakai identitas apapun. Jasadnya Nan terbungkus kardus dibuang di Ambang gerbang sebuah pabrik Hampa Nan berada di bilangan jalur Soekarno Hatta.
Temuan itu tadinya Tak menimbulkan kecurigaan apapun dari Penduduk Sekeliling. Hingga dari kejauhan, Eksis Nan menyaksikan tangan Nan mencuat meninggalkan dari bagian dalam kardus hingga ujungnya lumayan berkualitas perhatian.
Begitu ditelusuri, Penduduk langsung dibuat terperanjat. Sosok di bagian dalam kardus itu ternyata seorang wanita.
diperkirakan Korban Pembunuhan
Dugaan pembunuhan makin menguat berdasarkan penuturan Penduduk lainnya bernama Mukhtar (45). ketika itu, ia mengaku menyaksikan langsung ketika mayat itu diturunkan di Ambang gerbang pabrik Hampa tersebut.
Bahkan ungkapan Beliau, mayat Nan terbungkus kardus itu sempat digelindingkan oleh Pria Nan membawanya. Temuan ini langsung diinformasikan ke polisi, Fana Pria Nan membuang mayat itu langsung melarikan diri.
“Kalau mayatnya diperkirakan wanita, wanita diperkirakan tadi dari tangan gitu. gua laporan, tapi Beliau udah nggak Eksis,” tuturnya.
Polisi Geledah kabar permulaan
ciptakan kebutuhan penyelidikan, mayat itu Lampau diajak ke RS Sartika Asih ciptakan kebutuhan otopsi. Polisi Lampau mengetes mengumpulkan kabar kabar CCTV dan menggali keterangan saksi di Letak peristiwa.
Menurut Kapolsek Babakan Ciparay Kompol Kurniawan, keluaran pemeriksaan Fana anyar membongkar usia mayat tersebut. Mayat itu berjenis kelamin wanita berdua usia Sekeliling 30 tahunan.
“Mayat tersebut Wanita, diperkirakan berusia 30 tahun,” katanya.
Dilihat dari kondisi korban, Kurniawan pun menduga kokoh Kalau wanita itu merupakan korban pembunuhan. Namun, polisi Tetap mengumpulkan kabar agar kasus ini sebagai urai benderang.
“Ya, keluaran penyelidikan permulaan dan olah TKP di Letak diperkirakan ini Eksis upaya dari pembunuhan, namun demikian kita Tetap mengerjakan penyelidikan dari titik permulaan TKP,” tuturnya.
Petunjuk kokoh dari Tetangga Kontrakan
Petunjuk kokoh mengenai kasus pembunuhan pun pelan mulai terurai. Hal ini terlihat lewat pengakuan Daniel, tetangga pelaku di sebuah kontrakan di Kelurahan Dungiscariang, Kecamatan Andir.
ketika itu, Daniel mengaku sempat diminta Donasi oleh pelaku ciptakan mengangkut sebuah kardus Akbar Nan dikemas bersih menyerupai bundel kiriman. Daniel menceritakan, peristiwa itu bermula Sekeliling pukul 09.30 WIB ketika pelaku mendatanginya di Bilik kontrakan lantai dua.
“Sekeliling pukul 09.30 pagi. Istri gua antar anak sekolah kan jam 09.00, gua main gim Sejenak, mendadak Beliau ketok-ketok. ‘Pak, meraih minta tolong?’ katanya. ‘Angkatin barang,’,” ungkapan Daniel menirukan perkataan pelaku.
Mayat Korban Disangka Furnitur
Awalnya, Daniel mengira akan mendukung memindahkan furnitur atau perabotan kayu. Namun, ia Malah diminta mengangkat kardus Akbar Nan bebannya sangat berat banget.
“Wah, berat banget, Pak, enggak ke bawa, gua bilang. Enggak kebawa sendirian, harus banyakan,” ujar Daniel.
Lantaran beban Nan terlalu berat banget, pelaku kemudian memanggil tetangga lainnya, Ogi. Meski telah dibantu tiga orang, kardus tersebut tetap Susah ciptakan diangkat.
“Bertiga pun diangkat nggak keangkat. ujungnya gua gali, ini apa. ungkapan Beliau besi dan baju. terus ungkapan gua sebar dua, direcah, ungkapan Beliau gak meraih susah telah dilakban, ungkapan gua, gua mempunyai lumayan berlimpah lakban, tapi ungkapan Beliau tanggung,” ujarnya.
Aroma Busuk dari kembali Kardus
Daniel mengaku sempat mencium aroma Tak sedap dari arah kardus tersebut, namun ia Tak Meletakkan curiga dikarenakan pelaku memberikan alasan Nan melangkah masuk Budi.
“Eksis amis, tapi enggak terlalu menyengat sih. Hanya agak amis-amis enggak Lezat gitulah. Ya udahlah, gua memikir dari busana atau apa, ya. Dari atas ke bawah tuh didorong, digeser-geser, geser-geser, plek-plek-plek Tiba ke bawah. Disimpan masa lalu di pojok sini,” jelasnya.
Setelah hasil diturunkan ke lantai bawah, pelaku memungut troli galon ciptakan mengangkut kardus tersebut menuju mobil sewaan Nan telah mengharap. Kepada Daniel, pelaku berdalih barang tersebut akan dikirimkan ke eksternal area.
“Katanya itu bundel mau disalurkan ke Lampung,” tuturnya.
Polisi Tangkap Pelaku
Hingga kemudian, polisi menangkap pelaku pembunuhan itu. Pelaku berinisial SDS (31).
“Pada gelap masa ini, kami dari Polrestabes Bandung akan mengemukakan informasi di mana Baju-Baju kita ketahui tadi cerah penemuan mayat bagian dalam kardus, bermula dari pada laporan telpon 110 di mana masyarakat memberitakan adanya kecurigaan bungkusan kardus yag diperkirakan di dalamnya Eksis jenazah Orang,” ungkapan Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Dedi Supriyadi. kepada awak media, Selasa (1/9/2026) gelap.
“Dari laporan tersebut polsek dan Inafis tiba ke TKP, setelah dibuka didapati jenazah Wanita,” tambahnya.
Korban Penduduk Lampung
Dedi berucap, korban merupakan Penduduk Usul Tanjung Karang, Bandar Lampung, Provinsi Lampung. Korban berinisial M (41).
Periksa Dua Saksi
bagian dalam peristiwa ini, pihaknya memeriksa dua saksi, Merupakan Penduduk Nan mendukung mengangkat jenazah korban dan sopir mobil bak daring.
“Dari keluaran keterangan saksi kami menelusuri dari pada Loka kosnya, Eksis lumayan berlimpah orang saksi, Eksis dua saksi, keliru satunya Nan bantu ngangkat,” ujarnya.
Dedi menyetujui bahwa pelaku mengerjakan pembunuhan terhadap korban.
“Terduga pelaku akurat mengerjakan pembunuhan dan motif Tetap kita dalami,” tambahnya.
diamankan ketika Kabur ke Palembang
Dedi Supriyadi berucap pelaku diamankan susut dari 12 jam. Dedi menegaskan, SDS diamankan ketika kabur dan bagian dalam perjalanan ke eksternal Nusa.
“ketika perjalanan menuju Kota Palembang,” tambahnya.
Dalami Motif Pembunuhan
Dedi belum meraih menegaskan Interaksi antara pelaku dan korban. “Kita dalami ya,” ujarnya.
Dedi juga belum meraih menegaskan motif bagian dalam peristiwa ini. “kelak kita dalami, kita mengharap pemeriksaan Nan menyebab Mortalitas korban ya,” pungkasnya.
Halaman 2 dari 2
(ral/orb)
–>