RRI.CO.ID, Cirebon – Penelitian tak berkesudahan mengenai identitas Jack the Ripper terus tertarik perhatian para kriminolog dan detektif amatir di seluruh Bumi. Misteri tak terpecahkan Nan menyelimuti kasus pembunuhan abad ke-19 ini serupa berbarengan teka-teki tak terungkap dari kasus pembunuhan berantai ‘Zodiac’ di Amerika Perkumpulan.
Dilansir dari catatan.com, Selasa 1 September 2026, berikut tujuh sosok Nan disinyalir sebagai pembunuh berantai Jack The Ripper:
1. Carl Feigenbaum
Detektif Trevor Marriott menduga bahwa Jack the Ripper Ialah seorang pelaut Usul Jerman bernama Carl Feigenbaum Nan dihukum Wafat atas pembunuhan Julianna Hoffman di New York pada tahun 1894. Penyelidikan catatan menegaskan keberadaan kapal Norddeutsche Line Loka Feigenbaum bekerja di dermaga tidak terpencil Whitechapel ketika kelima pembunuhan terjadi, Nan juga diperkuat oleh pengakuan pengacaranya.
2. Albert Victor
Pangeran Albert Victor, cucu Ratu Victoria dan putra King Edward VII, pernah dituduh oleh dokter Thomas Stowell pada tahun 1970 melaksanakan pembunuhan dikarenakan kegilaan Nan dipicu oleh penyakit sifilis. Namun, catatan Formal serta catatan surat kabar membuktikan bahwa pangeran berjuluk Eddy tersebut berada terpencil dari kawasan Whitechapel ketika para korban tewas.
3. H.H. Holmes
Pembunuh berantai Usul Amerika Perkumpulan, H.H. Holmes, disinyalir oleh cicitnya Jeff Mudgett sebagai sosok di balik tragedi Whitechapel berdasarkan temuan catatan harian pribadi miliknya. Holmes, Nan membangun hotel Spesifik ciptakan mengeksekusi korbannya di Chicago, diyakini oleh sejumlah peneliti Tak akurat-akurat dieksekusi Wafat pada tahun 1896.
4. John Druitt
Pengacara lulusan Oxford, Montague John Druitt, terungkap tewas tenggelam di Sungai Thames berbarengan kantong berisi batu Pas tujuh Pekan setelah pembunuhan terakhir terjadi. Detektif Melville Leslie Macnaghten mengisi sebutan Druitt ke bagian dalam registrasi tiga tersangka Primer bagian dalam laporannya tahun 1894 dikarenakan langkah pembunuhan mendadak terhenti setelah Mortalitas Druitt.
5. Walter Sickert
Novelis Patricia Cornwell bagian dalam bukunya tahun 2002 mengklaim bahwa pelukis aliran Impresionisme, Walter Sickert, Ialah pembunuh berantai tersebut berdasarkan analisis lukisan dan kecocokan DNA pada surat-surat teror. Namun, para pakar meragukan teori ini dikarenakan Sickert terungkap sedang berada di Prancis ketika pembunuhan terjadi dan sebagian Akbar surat tersebut terbukti isu.
6. Robert Mann
Sejarawan Mei Trow menginstruksikan kecurigaan pada Robert Mann, seorang petugas Bilik mayat di Whitechapel Nan Mempunyai pengetahuan anatomi serta latar belakang dari kelas sosial bawah. Mann terungkap sengaja membiarkan beranjak busana korban pertama, Polly Nichols, di Bilik jenazah Nan diyakini Trow dikerjakan ciptakan mengagumi output perbuatannya seorang diri.
7. Jill the Ripper
Teori bahwa pembunuh berantai tersebut Ialah seorang wanita, Jill the Ripper, mencuat berbarengan Mary Pearcey—wanita Nan dihukum Wafat pada 1890 dikarenakan membunuh istri dan anak pacarnya—sebagai tersangka Primer. Penelitian ilmuwan Australia Ian Findlay pada tahun 2006 menegaskan dugaan ini setelah mengekstrak sampel DNA dari surat-surat lamban Nan mengarah pada sosok Wanita.