Enrekang –
Pria bernama Muh Arjuna Ranu (26) tega membunuh wanita pedagang bawang, Salma (44) di Kabupaten Enrekang, Sulawesi Selatan (Sulsel). Pelaku sempat mengerjakan berbagai upaya ciptakan menghapuskan jejak kejahatannya sebelum dan setelah membunuh korban.
Pembunuhan itu terjadi di kawasan perbukitan di area Dusun Banua, Desa Bungin, Kecamatan Bungin, Rabu (19/8). Pelaku mengawali rencananya berdua menghubungi korban dan menyediakan bawang merah ekonomis seharga Rp 18 ribu per kilogram.
“Korban tergiur dan bersedia dibonceng pelaku menuju area Bungin,” singkap Kasat Reskrim Polres Enrekang AKP Dodie Ramaputra kepada detikSulsel, Senin (24/8/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
ketika itulah siasat pelaku menyamarkan program pembunuhannya dimulai. Pelaku tiba memakai masker dan menjemput korban memakai motor tak memakai pelat demi menyamarkan identitasnya.
“Pelaku memakai sepeda motor Yamaha NMAX hitam tak memakai pelat nomor dan tak memakai spion, serta memakai jaket dan masker ciptakan menyamarkan identitas ketika berkendara,” jelasnya.
tak memakai sepengetahuannya, korban ternyata diangkut ke Letak terpencil di area perbukitan semak-semak dan berjarak dari permukiman Penduduk. ketika tiba di Letak, pelaku mengancam korban memakai badik.
“Pelaku awalnya menyediakan Eksis bawang merah berdua tarif ekonomis. (Setelah Tiba) Pelaku mengancam korban berdua badik agar mentransfer Duit ke rekening pelaku sebanyak Rp 40 juta,” ucapnya.
Setelah mentransfer Duit, korban kemudian ditikam memakai badik di bagian leher Ambang dan belakang. Perbuatan pelaku berakibat korban meninggal di Loka.
“Pelaku membunuh korban berdua memakai badik berdua menusuk korban hingga tewas,” kata Dodie.
Polisi menduga pelaku turut memakai handphone (HP) korban berdua mengirimkan kondisi seolah-olah korban terkesan kesana dan menghilang berdua sengaja. Hal itu diperkirakan dikerjakan ciptakan mengaburkan Mortalitas korban.
kondisi tersebut belakangan dilihat oleh kerabat korban. Setelah menyaksikan kondisi tersebut, kerabat korban Berjuang menghubungi Salma namun telah tiba meraih dihubungi pada Rabu (19/8).
“Kerabat korban menyaksikan unggahan kondisi WhatsApp milik korban Nan berisi tulisan ‘Menghilang otw berjarak‘,” ujarnya Dodie.
Pencarian terhadap Salma pun dimulai hingga mengikutsertakan Asosiasi Pedagang Bawang Merah Enrekang. Jenazah Salma mutakhir terdeteksi di Letak peristiwa pada Jumat (21/8) Sekeliling pukul 14.00 Wita.
Menurut Dodi, tubuh korban terdeteksi internal kondisi ditutup dedaunan dan ranting. Hal itu diperkirakan dikerjakan oleh pelaku agar jenazah korban Tak simpel terlihat dari jalanan.
“Tubuh korban terdeteksi dibuang di semak-semak berdua wilayah tengkurap dan di atas tubuhnya pelaku Meletakkan ranting dan dedaunan garing agar mayat korban Tak terlihat,” terangnya.
Polisi menangkap pelaku Tak lamban setelah mayat korban terdeteksi. Atas perbuatannya, pelaku dijerat Pasal 459 UU Nomor 1 Tahun 2023 mengenai KUHPidana juncto UU Nomor 1 Tahun 2026 mengenai Penyesuaian Pidana subsider Pasal 458 Bagian (1).
“(Motif pelaku) Terdesak kebutuhan Duit dikarenakan kekalahan bermain judi daring,” imbuh Dodie.
Griya Pelaku Pembunuhan Dirusak Massa
|
Foto: Griya pelaku pembunuhan wanita di Enrekang dirusak. (dok. istimewa)
|
Pembunuhan Nan dikerjakan Arjuna Membikin masyarakat emosi hingga rumahnya sebagai sasaran perusakan. Massa membongkar Griya pelaku Nan berada di Kecamatan Anggeraja, Jumat (21/8).
“Iya, begitu (Griya pelaku dirusak massa) meluapkan amarahnya,” ucapan Kapolsek Anggeraja Iptu Talli kepada detikSulsel, Sabtu (22/8).
Griya pelaku Nan dirusak massa telah internal kondisi Hampa. Talli menjamin keluarga pelaku telah Tak berada di Letak.
“Griya itu sedang Hampa dikarenakan istri (pelaku) itu sedang di Griya orang tuanya, lagian orang Uzur Beliau (pelaku) sedang di Makassar,” paparnya.
Massa Nan emosi Tak Tiba membakar Griya pelaku. Polisi dan kuasa setempat langsung anjlok ke Letak menenangkan massa.
“Tak Tiba dibakar. Kami memang ingatkan jangan dibakar dikarenakan jangan Tiba api merambat ke Griya Nan lain nantinya,” jelasnya.
(sar/hsr)