Ngawur Polisi Gelar 23 Adegan Rekonstruksi Pembunuhan Ojol di Tangerang


Kabar6 – Direktorat Reserse Kriminal Biasa (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya menggelar 23 adegan rekonstruksi kasus dugaan pembunuhan disertai pencurian berbarengan kekerasan terhadap pengemudi ojek daring (ojol) berinisial ATP di Kabupaten Tangerang, Banten, Senin (24/8/2026).

Adegan rekonstruksi pembunuhan tersebut dijalankan tersangka berinisial RD alias D (25).

**lafal Juga:Motif Pembunuh Ojol di Kosambi kebingungan Geledah Biaya Menikah

“Kami telah melaksanakan kegiatan rekonstruksi terkait perkara LP tindak pidana pembunuhan atau tindak pidana pencurian berbarengan kekerasan Nan menyertakan korban dari pengemudi ojol,” ungkapan Kanit V Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya Kompol Arief Ryzki Wicaksana.

Arief berucap kegiatan rekonstruksi ini terdiri dari 23 adegan dan kegiatan Melangkah berbarengan kondusif.

“hasilkan adegan Nan krusial Eksis di adegan nomor 8 Merupakan langkah penusukan pelaku kepada korban,” ungkapan Beliau.

Ia memaparkan adegan kedelapan memperagakan penusukan pelaku terhadap korban. internal adegan tersebut, korban sedang tertidur di warung tersebut.

“Eksis Esa kali penusukan,” ungkapan Beliau.

Menurut Arief, sejauh ini belum Eksis data mutakhir. Perkembangan perkara ketika ini internal tahap penyidikan dan Melangkah berbarengan baik.

“hasilkan jadwal sidang kami Tetap mengharap keputusan dari PN,” ungkapan Beliau

sebelum itu , Tim Gabungan Subdit III Tahbang/Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya menangkap seorang Pria berinisial RD alias D (25) Nan berperan tersangka kasus dugaan pembunuhan disertai pencurian berbarengan kekerasan terhadap pengemudi ojek daring (ojol) berinisial ATP di Kabupaten Tangerang, Banten.

​”Tersangka ditangani pada Selasa (14/7) Sekeliling pukul 00.30 WIB di sebuah Griya kontrakan di lorong Bunderan Kamal, Kamal Muara, Penjaringan, Jakarta Utara,” ungkapan Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto.

Direktorat Reserse Kriminal Biasa Polda Metro Jaya menuturkan motif tersangka berinisial RD alias D (25) hingga berujung korban meninggal Bumi di Tangerang dipicu oleh tekanan dari pihak keluarga hasilkan memenuhi biaya pernikahan.

Kanit V Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya Kompol Arief Ryzki Wicaksana berucap tersangka awalnya bahkan merasakan depresi hingga berniat mengakhiri hidupnya dikarenakan kebingungan mencari Duit.

“Niatan awalnya pelaku ini mau bunuh diri dikarenakan kebingungan hasilkan Geledah Duit hasilkan memenuhi biaya pernikahan. ketika Melangkah, Beliau menyaksikan korban sedang istirahat,” katanya internal keterangannya di Jakarta dilansir Antara.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *