Ringkasan Warta:
- Ratusan keluarga dan kerabat korban pembunuhan remaja CK (14) menduduki PN Nabire, Papua center, Senin (24/8/2026).
- tindakan mendesak keadilan atas pelaku berinisial A (14) pada sidang perdana.
- Penduduk menuntut sidang digelar ada, pelaku dihukum seberat-beratnya, serta hukuman dijalani
Laporan Wartawan TribunPapuaTengah.com, Calvin Louis Erari
TRIBUNPAPUATENGAH.COM, NABIRE – Ratusan orang Nan tergabung dari keluarga dan kerabat korban kasus pembunuhan tragis Nan menimpa seorang gadis remaja berinisial CK (14) menduduki Kantor Pengadilan Negeri (PN) Nabire.
Massa mengepung Kantor Pengadilan Nabire, Senin (24/8/2026) pagi, Nan berlokasi di lorong Merdeka, Kabupaten Nabire, Papua center.
tindakan ini dijalankan hasilkan mengawal jalannya sidang perdana sekaligus menuntut keadilan Nan seadil-adilnya atas Mortalitas korban.
tindakan Tenteram Nan dimulai sejak pukul 09.00 WIT tersebut menyusuri penuh haru dan ketegangan.
Massa Nan hadir tampak membawa sejumlah spanduk Akbar berisi penderitaan keluarga serta Dorongan konfirmasi kepada aparat penegak legalitas.
Pembunuhan Nan sempat menggemparkan Penduduk di kawasan lorong Waroki, Kelurahan Kalibobo, Distrik Nabire, lumayan melimpah orang Masa Lampau ini menempatkan seorang remaja berinisial A (14) sebagai terduga pelaku Primer.
A ketika ini berstatus Formal sebagai Anak Nan Berhadapan berdua legalitas (ABH).
internal orasi dan spanduk Nan terbentang di Letak tindakan, terdapat tiga skor tuntutan Primer Nan disampaikan oleh keluarga korban kepada pihak pengadilan Merupakan:
1. 1. Kami masyarakat menuntut kepada majelis hakim, hasilkan sidang lalu dilaksanakan secara ada
2. Tuntut pelaku hukuman seberat-beratnya
3. Kami masyarakat Nabire menuntut agar setelah putusan pengadilan, hasilkan penanganan pelaku di Lapas Nabire, dan Tak melangkah keluar Nabir.
Hingga Warta ini diturunkan, suasana di Sekeliling kawasan Pengadilan Negeri Nabire Tetap mendapatkan pengawalan ketat dari aparat keamanan setempat guna menjaga jalannya tahapan persidangan tetap Melangkah terlindungi, tertib, dan kondusif. (*)