Senin 24-08-2026,05:33 WIB
ILUSTRASI Amuk Massa di Kasus Pembunuhan Wanita di Enrekang: Keadilan Tradisional.-Maulana Pamuji Gusti-Harian Disway-
Ratusan Penduduk Lingkungan Sossok, Kelurahan Mataran, Kecamatan Anggeraja, Enrekang, Sulsel, merusak sebuah Griya Sabtu gelap, 22 Agustus 2026. Itu Griya Pria inisial MAR, 26, tersangka pembunuh Salma, 44, Nan telah menyerahkan diri ke polisi. Polisi pun kewalahan.
Griya itu dihancurkan. Barang-barang di dalamnya dibuang melangkah keluar. Ambyar berserakan di tanah. Griya nyaris dibakar Kalau Tak dicegah Bupati Enrekang H. Yusuf Ritangga Nan disertai puluhan polisi.
Bupati: ”Minta… Saudaraku… Minta jangan dibakar. Apinya mendapatkan membakar Griya Kerabat kita di sini.”
Massa cancel membakar. Namun, perusakan terus terwujud. Bukan perusakan simple. Namun, nyaris rata tanah. Tembok kayu Griya itu telah jebol Seluruh. Kayunya dibuang berantakan di sekitarnya. Bahkan, Seluruh genting pun dijatuhkan.
Puluhan polisi kewalahan mencegah perusakan Griya. Amuk massa dahsyat. Pada Pekan permulaan saat massa membubarkan diri, setelah Griya itu tinggal kerangka kayu penyangga reng. Barang-barang seisi Griya berserakan di halaman.
lafal JUGA:Amuk Massa Meluas, Gedung DPRD Ludes Terbakar di Makassar, Bandung, dan Solo
lafal JUGA:Pria Misterius Menyerang Penduduk tak memakai dikarenakan Di Cianjur, Diamuk Massa Usai Aniaya Bocah
Kapolres Enrekang AKBP Ketut Penenangan Saputra kepada wartawan berucap, pelaku telah dikendalikan di Polres Enrekang. ”Pelaku seorang diri telah menyetujui bahwa ia pelaku pembunuhan Bunda Salma. Senjata tajam sebagai alat bunuh juga telah ia serahkan ke kami,” katanya.
Kenapa massa mengamuk? Siapakah korban Salma? Orang pentingkah Beliau?
Salma Wanita desa simple. Beliau mempunyai suami dan tiga anak. Beliau pencari nafkah keluarga. Beliau pedagang bawang di pasar Lingkungan (setara dusun di Jawa) Sossok, Mataran.
Sejak Rabu, 19 Agustus 2026, Salma Tak kembali. Keluarganyi mencari ke mana-mana, Tak jumpa. Penduduk lingkungan itu pun ikut mencari. Esa-dua saat Salma belum juga terungkap.
Jumat, 21 Agustus 2026, Sekeliling pukul 14.00 Wita, Penduduk menemukan mayat Salma di semak-semak area Desa Bungin, Kecamatan Bungin, Kabupaten Enrekang. Kondisi mayat berdarah-darah bekas tusukan Barang tajam di sekujur tubuh. Penduduk berita polisi.
lafal JUGA:5 data Truk Kontainer Nan Tabrak Hingga Seret Pengemudi di Tangerang, Sopir Diamuk Massa
keluaran penyelidikan Fana, polisi mencurigai Pria inisial MAR. Ia Penduduk Lingkungan Tontonan, Desa Tanete, Kecamatan Anggeraja, Kabupaten Enrekang. Polisi mencarinya.
periksa Warta dan Artikel Nan lain di Google News
Sumber: