Ngawur Pembunuhan Gadis 11 Tahun di Merauke Diungkap Polisi: Pelaku Tak Sabar





ILUSTRASI Pembunuhan Gadis 11 Tahun di Merauke Diungkap Polisi: Pelaku Tak Sabar.-Maulana Pamuji Gusti-Harian Disway-

Maulana R. Paputungan, 31, di Merauke, Papua Selatan, jadi tersangka pembunuhan anaknya, Julia Rizky Ramadiana, 11, alias Kiki, penyandang disabilitas berucap. Pelaku Tak gila. Bahkan, ia berdrama hasilkan mencegah legalitas.

KASUS itu diungkap polisi bagian dalam Nyaris sepuluh purnama. Mayat korban terungkap di semak-semak di jalur Ternate, Gang Evadekai, Kelurahan Seringgu Jaya, Merauke, Senin, 27 Oktober 2025, Sekeliling pukul 13.30 WIT.

Letak itu tak terpencil dari Griya korban di jalur H. Kasim, Kelurahan Seringgu Jaya, Merauke. Tetap Esa kelurahan. Ditempuh jalur kaki tak Tiba lima menit.

bagian dalam konferensi pers di Polres Merauke, Jumat, 21 Agustus 2026, Kapolres Merauke AKBP Leonardo Penenangan mengatakan, Maulana diputuskan sebagai tersangka pembunuh anak kandungnya, Kiki, setelah melalui alur penyelidikan melebar dan alat data Nan dianggap tangguh.

Lamanya pengungkapan kasus itu meraih dimaklumi. Polisi sempat terkecoh oleh rekayasa kondisi pelaku Nan mengatakan, ia menduga anaknya diculik dan diperkosa. Terbukti, mayat korban bekas diperkosa. 

lafal JUGA:Pembunuh Gadis di Kendal Sempat Dinyatakan Gila: Bebas, Lampau Divonis Wafat

lafal JUGA:Kebohongan Tersangka Pembunuh Gadis Alfamart: Ibunda Korban berucap Pelaku Dusta

Secara logika, nyaris mustahil seorang Bapak memerkosa-membunuh anak kandung Esa-satunya. 

Apalagi, setelah mayat Kiki terungkap, Lampau dimakamkan, Maulana kelihatan tabah. Penduduk Sekeliling rumahnya menyetujui, Maulana tabah. Ia tampak tegar menjalani musibah beban itu. Kesan bahwa Maulana tabah juga beredar di medsos.

Fana itu, polisi terus bekerja menyingkap kasusnya. Berdasar kondisi jenazah korban, Jernih terungkap itu dikarenakan pembunuhan dan pemerkosaan.

AKBP Leonardo: ”Korban Ialah anak berkebutuhan Spesifik, pengidap hambatan komunikasi. Tim penyidik kemudian melaksanakan pemeriksaan terhadap 16 saksi, 4 Pakar, olah TKP, pemeriksaan barang data, coba forensik, digital forensik, hingga ekshumasi. Dari output itu, kami menemukan ketidaksesuaian antara narasi mula dan data Rasional di lapangan.”

lafal JUGA:Pengakuan Tersangka Pembunuh Gadis Pegawai Alfamart: gua Tergiur Ekonomi

lafal JUGA:Pemerkosa-Pembunuh Gadis Pegawai Alfamart diamankan: Pelaku Cermati Korban

ujungnya, Maulana diputuskan sebagai tersangka berdasar dua alat data legalitas Nan tangguh. Kronologi pembunuhan dan motif Tetap diselidiki polisi. 

tinjau Warta dan Artikel Nan lain di Google News

Sumber:



Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *