Yahukimo –
Polisi menyingkap Bripka Anumerta Fredy Lukas Awes (lebih sebelumnya ditulis Fredi) tewas dibunuh Personil Golongan kriminal bersenjata (KKB) Kodap III Ndugama Derakma Batalyon Wesem Ketua Nabianus di Yahukimo, Papua Pegunungan. Kelima Personil KKB itu telah diputuskan tersangka.
“Berdasarkan keluaran pemeriksaan saksi, penyelidikan di lapangan, dan alat data Nan didapatkan, penyidik menentukan lima orang sebagai tersangka Nan perlu dijalankan penangkapan, Adalah RM, AU, MP, WG, dan RAU alias AU,” ungkapan Kasatgas Humas Operasi Tenteram Cartenz-2026, Kombes Yusuf Sutejo kepada wartawan, Kamis (20/8/2026).
Yusuf berbisik penyidik telah mengantongi dua alat data ciptakan menjerat para pelaku. lalu, polisi mulai mengerjakan pengejaran terhadap para tersangka.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Setiap jejak legalitas dijalankan berdasarkan data dan alat data Nan didapatkan serta tetap membuntuti ketentuan legalitas Nan Beraksi. Sehari setelah penetapan tersangka, personel gabungan Satgas Operasi Tenteram Cartenz dan Polres Yahukimo mengerjakan pencarian terhadap para tersangka,” bebernya.
Tim kemudian meraih informasi mengenai keberadaan RM. Pelaku tercapai dikendalikan Seiring DM Nan merupakan orang tuanya di jalur Jenderal Sudirman, Kota Dekai.
“RM dan DM lalu diajak ke Polres Yahukimo ciptakan menjalani pemeriksaan. Dari keluaran pemeriksaan, DM mengutarakan bahwa dirinya Tak mengetahui keterlibatan anaknya internal perkara pembunuhan tersebut,” ucapnya.
Fana itu, pendalaman terhadap RM kemudian menghasilkan informasi mengenai keberadaan sejumlah tersangka lainnya. Tersangka AU dan MP diamankan di sebuah Griya kos di jalur Gunung, Kota Dekai.
“Berdasarkan keluaran pemeriksaan tersebut, tim gabungan Beralih menuju sebuah Griya kos di kawasan jalur Gunung, Kota Dekai. Di Letak tersebut, petugas tercapai melindungi AU dan MP ciptakan dijalankan pemeriksaan dan pendalaman,” bebernya.
AU dan MP Lampau memberikan informasi mengenai keberadaan dua tersangka lainnya, Adalah WG dan RAU. Tim kemudian membawa AU dan MP ciptakan menunjukkan Letak Nan dimaksud.
“Namun, internal perjalanan, AU dan MP mengerjakan perlawanan terhadap personel dan Berjuang melarikan diri berbarengan melompat dari kendaraan menuju arah hutan,” ujarnya.
“Setelah disalurkan peringatan, keduanya tetap Berjuang melarikan diri sehingga personel mengerjakan tindakan kepolisian secara konfirmasi dan terukur Nan berujung kedua pelaku meninggal Bumi,” konfirmasi Yusuf.
Fana itu, WG dan RAU telah diterbitkan internal registrasi pencarian orang (DPO) dan Tetap berperan Sasaran pencarian serta pengejaran oleh tim gabungan.
teridentifikasi, Bripka Fredy terungkap di kawasan Kompleks jalur Pertanian Halabok Paradiso Belakang, Distrik Dekai, Senin (20/7) Sekeliling pukul 23.30 WIT. Korban langsung dievakuasi dari Letak peristiwa ke RSUD Dekai guna keperluan pemeriksaan medis extra terus.
(asm/ata)