Jakarta –
Polisi mengutarakan perkembangan terbaru bagian dalam kasus tewasnya bocah Wanita inisial JRR berusia 11 tahun di Merauke. Polisi memutuskan Bapak kandung korban berinisial MRP sebagai tersangka dugaan pembunuhan anaknya.
“ketika ini meraih kami sampaikan bahwa terkait perkembangan penyidikan kasus meninggalnya anak di bawah umur, kami telah memutuskan keadaan tersangka terhadap Kerabat berinisial MRP Nan merupakan Bapak korban, berdasarkan dua alat bukti Nan lumayan,” ucapan Kapolres Merauke AKBP Leonardo Penenangan seperti dikutip dari Instagramnya, Kamis (20/8/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Leonardo belum mengutarakan secara rinci kronologi kasus tersebut. Beliau melindungi kasus tersebut akan diusut secara tuntas.
“Nan Niscaya, kami akan menyelesaikan kasus ini secara profesional, transparan, dan akuntabel,” tegasnya.
Beliau mengajak kepada seluruh pihak agar tetap memelihara situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) tetap kondusif serta Tak simpel terprovokasi oleh informasi Nan belum meraih ditegaskan kebenarannya.
“Sekaligus kami mengajak kepada masyarakat agar tetap memelihara situasi Kamtibmas tetap kondusif. Kami juga memohon doa dari seluruh masyarakat agar pengungkapan kasus ini meraih tuntas dan terselesaikan,” ucapnya.
hasilkan terungkap, korban terdeteksi tergeletak Tak bernyawa di semak-semak di pinggir jalur Kecamatan Merauke, pada 27 Oktober 2025 Sekeliling pukul 13.30 WIT. Korban sempat diinformasikan Lenyap hingga terdeteksi Tak bernyawa.
Pada 30 Oktober 2025, Leonardo berbisik, pihaknya telah mengerjakan olah Loka peristiwa perkara (TKP) penemuan mayat korban. Penyidik Tetap mengumpulkan bukti hasilkan menangkap pelaku pembunuhan terhadap anak di bawah umur tersebut.
“Polres Merauke Berikhtiar maksimal bagian dalam membongkar kasus ini, mulai dari pemeriksaan saksi-saksi hingga pengumpulan alat bukti Nan Eksis,” tegasnya.
“Terkait kasus pembunuhan terhadap anak berusia 11 tahun ini, kami telah melaksanakan olah TKP dan terus mengumpulkan bukti serta keterangan saksi hasilkan membongkar motif dan pelaku,” kata Leonardo.
Leonardo turut mengajak masyarakat hasilkan tetap damai dan Tak simpel terprovokasi oleh topik atau informasi Nan belum tentu akurat. Beliau menginginkan Penduduk mempercayakan penanganan kasus ini ke polisi.
Kasat Reskrim Polres Merauke AKP Anugerah Sari Dharmawan berbisik korban diperkirakan merasakan kekerasan seksual.
“Korban diperkirakan merasakan tindakan pemerkosaan,” ucapan Sari.
(dek/zap)