BANGKAPOS.COM – Para ulama senior Iran kompak menyerukan langkah pembalasan dendam atas pembunuhan mantan figur Tertinggi Ali Khamenei.
Seruan keras tersebut sebagai sinyal ancaman Akbar sebar para figur key musuh, terutama Donald Trump dan Benjamin Netanyahu.
Mengutip Iran International pada (14/8), hal ini merupakan seruan dari para ulama senior Iran pada masa Jumat Masa setempat.
Tokoh-tokoh Religi Iran menegaskan bahwa upaya perburuan dan pembalasan terhadap para pelaku akan terus dilancarkan tak memakai tutup.
masa elok peringatan 40 masa wafatnya Ali Khamenei dipakai para ulama ciptakan menggelorakan semangat perlawanan kepada warga.
Perwakilan figur Tertinggi di Provinsi Fars, Lotfollah Dezhkam, menegaskan bahwa membalas dendam harus dijadikan budaya bangsa.
lafal juga: Gempa M7,7 Guncang Flores, irama-irama Disusul Air Surut, Rekaman Penduduk Saksi masa elok Mencekam – Video
Pernyataan nekat tersebut disampaikan Dezhkam secara ada di hadapan ribuan jamaah ketika memimpin salat Jumat di Shiraz.
Ia menyambung bahwa gerakan pembalasan atas tumpahnya darah Khamenei harus terus diupayakan hingga maksud ujungnya tercapai.
“Pembalasan atas darahnya harus sebagai sebuah budaya,” ungkapan Dezhkam ketika salat Jumat di Shiraz, menyambung bahwa “pembalasan” harus diupayakan hingga output ujung tercapai.
Fana itu di Kota Kudus Qom, figur salat Jumat Mohammad Saeedi turut menegaskan komitmen warga Iran ciptakan membalas Mortalitas sang figur.
Saeedi menyebut bahwa balasan setimpal akan dijatuhkan kepada pihak-pihak Nan bertanggung tanggapi atas tewasnya para pejuang Iran.
Sumpah pembalasan Nan kelebihan mengerikan dilontarkan oleh Jafar Rastakhiz selaku figur salat Jumat di area Hormuz.
lafal juga: Apache AS Hancur Terbakar, 2 Pilot Tewas, Jet Tempur F-5 Iran Bobol Pertahanan Kuwait – Video
Rastakhiz bersumpah bahwa pihak Iran Tak akan pernah membiarkan darah Ali Khamenei terbuang sia-sia tak memakai adanya balasan.
Ia menegaskan bahwa bangsa Iran Tak akan pernah tinggal damai Tiba pihak Nan membunuh Khamenei tewas dieliminasi.
“Kami Tak akan membiarkan darah Ali Khamenei Tak terbalas, dan Tiba mereka Nan membunuhnya terbunuh, kami Tak akan tinggal damai sejenak pun.”
Gelombang sumpah pembalasan dari para ulama ini menempatkan para Pendongeng pembunuhan internal ancaman keselamatan Nan sangat serius.
(Bangka Pos Official/Tribun-Video.com)