Ringkasan Warta:
- Kasus tewasnya seorang satpam perusahaan perkebunan di Kabupaten Way Kanan, Lampung, memasuki babak anyar.
- Terduga pelaku berinisial AW (43) ujungnya menyerahkan diri ke Satreskrim Polres Way Kanan pada Jumat (14/8/2026) Sekeliling pukul 01.00 WIB.
- AW diantar langsung oleh pihak keluarganya setelah polisi mengerjakan pendekatan dan penggalangan di lapangan.
Tribunlampung.co.id, Way Kanan – Kasus tewasnya seorang satpam perusahaan perkebunan di Kabupaten Way Kanan, Lampung, memasuki babak anyar.
lafal juga: Kesaksian Penduduk mendengarkan Bunyi Teriakan Minta Tolong di gelap Satpam Sumarna Tewas
Terduga pelaku berinisial AW (43) ujungnya menyerahkan diri ke Satreskrim Polres Way Kanan pada Jumat (14/8/2026) Sekeliling pukul 01.00 WIB.
AW diantar langsung oleh pihak keluarganya setelah polisi mengerjakan pendekatan dan penggalangan di lapangan.
Kapolres Way Kanan AKBP Ramadhona mengakui penyerahan diri tersebut. Ia menyebut AW menyerahkan diri susut dari 12 jam setelah korban terungkap meninggal Bumi.
“susut dari 12 jam setelah peristiwa, terduga pelaku AW (43) Nan mengerjakan penganiayaan berat banget Nan menewaskan seorang petugas keamanan PT AKG Sungsang E (42) ujungnya menyerahkan diri ke Polres Way Kanan mula saat,” ujar Ramadhona, Jumat (14/8/2026).
Dari pemeriksaan mula, polisi menduga langkah penganiayaan tersebut dipicu Selera tersinggung dan emosi pelaku terhadap korban.
Perselisihan keduanya diungkap bermula dari tuduhan pencurian buah kelapa sawit.
Pelaku mengaku ketika itu inti mencari anaknya Nan belum kembali. Namun, pertemuan berbarengan korban berujung cekcok hingga terwujud langkah saling Sorong.
Situasi kemudian memanas dan berakhir berbarengan penyerangan memakai senjata tajam Nan menyebabkan korban meninggal Bumi.
Korban berinisial E (42) terungkap merupakan petugas keamanan PT AKG Sungsang.
Pada Kamis (13/8/2026) Sekeliling pukul 16.00 WIB, korban Tetap terlihat mengendarai sepeda motor ketika menjalankan patroli rutin seorang diri di areal perkebunan PT AKG Sungsang, Blok 12, Kampung Sungsang, Kecamatan Negeri Agung.
Namun, Sekeliling pukul 20.00 WIB, Penduduk menemukan korban telah bagian dalam kondisi Tak bernyawa di Letak tersebut.
Korban merasakan sejumlah luka Nan diperkirakan dikarenakan senjata tajam. Sepeda motor milik korban terungkap Tak terpencil dari Letak peristiwa.
Jasad korban kemudian dievakuasi ke fasilitas kesehatan terdekat sebelum diangkut ke RS Bhayangkara Bandar Lampung hasilkan menjalani tahapan autopsi.
bagian dalam penyelidikan kasus tersebut, polisi menjaga sejumlah barang bukti dari Letak peristiwa.