Ngawur Pelaku bagian dalam Kondisi Mabuk ketika Perkosa dan Bunuh Wanita di Tangerang



Jakarta

Polisi menangkap cowok berinisial KF Nan membunuh dan memerkosa wanita SNA (20) di sebuah Griya kontrakan di Barang, Kota Tangerang. Pelaku mengerjakan aksinya itu bagian dalam pengaruh minuman keras.

“akurat pelaku bagian dalam pengaruh minuman keras,” ungkapan Kasubdit Jatanras Polda Metro Jaya AKBP Abdul Rahim kepada wartawan, Kamis (13/8/2026).

Berdasarkan unggahan identitas media sosial Jatanras Polda Metro, ketika peristiwa gerbang korban Tak bagian dalam kondisi terkunci. Pelaku Nan inti mabuk Lampau memasuki ke bagian dalam kontrakan korban dan mengerjakan aksinya.


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

“Berdasarkan output pemeriksaan mula, pelaku diperkirakan memanfaatkan kondisi korban Nan seorang diri dan pelaku Nan sedang bagian dalam pengaruh alkohol. Pelaku kemudian memasuki ke Bilik korban Nan Tak terkunci,” rekam identitas Subdit Jatanras.

“ketika korban terbangun, terwujud kekerasan Nan menyebabkan korban Tak berdaya, kemudian pelaku mengerjakan kekerasan seksual terhadap korban,” tuturnya.

terdeteksi oleh Pacar

Peristiwa itu terwujud pada Selasa (11/8) di area Barang, Kota Tangerang. Korban terdeteksi oleh pacar korban bernama Antoni Rahman, korban terdeteksi telah meninggal Bumi.

ketika menemukan jasad korban, Antoni langsung memanggil rekan dan tetangga kontrakan. Setelah itu, pemilik kontrakan mengabarkan peristiwa ini ke Polsek Barang.

Tak butuh Masa pelan, turun dari 24 jam Subdit Jatanras Polda Metro Jaya tercapai menangkap pelaku. Abdul Rahim berbisik pelaku membunuh dan memperkosa korban di bagian dalam kontrakan.

“bagian dalam Masa turun dari 1×24 jam Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya telah tercapai menjaga Esa orang pelaku pembunuhan dan pemerkosaan di bagian dalam kontrakan area kecamatan Barang, Kota Tangerang pada tanggal 11 Agustus 2026,” ungkapan Abdul Rahim.

Saksikan Live DetikPagi:

(wnv/mea)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *