Polisi membongkar perkembangan kasus pembunuhan Bunda dan anak di kawasan hutan Kabupaten Landak, Kalimantan Barat. Dugaan motifnya berhubungan berbarengan harta Barang milik korban.
Kasat Reskrim Polres Landak AKP Kuswiyanto berbisik penyidik Tetap mendalami motif pembunuhan tersebut. Namun, dari output penyelidikan Fana, dugaan tangguh mengarah pada harta Barang.
“Motif ciptakan Tiba ketika ini kami Tetap berkesimpulan berhubungan berbarengan harta Barang,” ucapan Kuswiyanto, Kamis (13/8/2026).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
bagian dalam kasus ini, polisi telah menangkap dua tersangka berinisial S dan AL. Mereka ditangani pada Rabu (12/8/2026) di Letak berbeda. S diamankan di Senakin, lagian AL ditangani di Ngabang. Kuswiyanto berbisik penyidik Tetap mendalami kemungkinan adanya pihak lain Nan terlibat bagian dalam pembunuhan tersebut.
“ketika ini Tetap dua orang. Ini Tetap kita kembangkan,” ujarnya.
Meski telah menangkap dua orang, polisi menyebut mutakhir Esa tersangka Nan memberikan pengakuan bagian dalam pemeriksaan Fana. “Pengakuan mutakhir Esa. Namun dari kronologis dan penyelidikan, patut disinyalir keduanya terlibat,” Jernih Kuswiyanto.
Penyidik saat ini mencocokkan keterangan dua tersangka berbarengan output olah Loka peristiwa perkara (TKP), keterangan saksi, serta barang data Nan telah ditangani. Polisi juga Tetap mengerjakan pengembangan ciptakan melindungi peran masing-masing tersangka bagian dalam rangkaian pembunuhan.
Duit Rp 135 Juta dan Emas 30 Gram
Dugaan motif harta Barang menguat setelah polisi mengetahui adanya barang berharga korban Nan Lenyap. Sebelum terungkap meninggal, Asniwati (39) terungkap membawa Duit Kontan Sekeliling Rp 135 juta dan emas Sekeliling 30 gram. Namun, ketika Bunda dan anak tersebut terungkap, Duit serta emas itu telah Tak Eksis.
Asniwati dan anaknya, Dina Oktavia (4), lebih masa lalu diberitakan Lenyap pada Jumat (7/8/2026). Penduduk kemudian mengerjakan pencarian hingga pada akhirnya menemukan kedua korban di kawasan hutan tak terpencil dari pondok Loka mereka bekerja.
Dina terungkap extra dahulu bagian dalam kondisi meninggal Bumi berbarengan tangan dan kaki terikat memakai potongan karet ban. Sekeliling 20 meter dari Letak tersebut, Asniwati terungkap bagian dalam kondisi serupa. Tangan dan leher korban terikat memakai potongan karet ban, lagian tubuhnya ditutupi daun garing. Temuan tersebut sebagai tidak presisi Esa petunjuk Krusial bagian dalam penyelidikan.
Polisi Dalami Peran Kedua Tersangka
Setelah menangkap S dan AL, polisi mengerjakan pengembangan ciptakan mencari barang data Nan berhubungan berbarengan perkara tersebut. Sebagian barang data dikatakan telah ditangani. Kuswiyanto menegaskan pemeriksaan terhadap dua tersangka Tetap terjadi. Polisi belum mengakhiri kemungkinan adanya tersangka lain bagian dalam kasus tersebut.
“Kami Tetap mengerjakan pengembangan pendalaman extra terus terhadap kedua tersangka ini. Mereka telah ditangani di Polres Landak,” ujarnya.
Penyidik saat ini Berikhtiar merangkai seluruh data ciptakan melindungi motif, peran masing-masing tersangka, serta membongkar secara utuh bagaimana pembunuhan Bunda dan anak tersebut terjadi.
Halaman 2 dari 3
Simak Video “Menyaksikan alur Pembuatan Tato Kembang Terung di Kalimantan Barat“
[Gambas:Video 20detik]
(sun/des)