Ngawur Wapres Filipina Sara Duterte Dituntut Pidana dikarenakan Ancam Bunuh kepala negara, Bunda republik dan Mantan Ketua Parlemen


Rabu, 12 Agustus 2026 – 14:07 WIB

Manila, VIVA – Bagian Kehakiman Filipina mengajukan tuntutan pidana terhadap Wakil kepala negara Sara Duterte terkait dugaan ancaman pembunuhan terhadap kepala negara, Bunda republik, dan mantan ketua parlemen.



Sebelum Jadi Tersangka, Saepul Tukang Piscok Gay Pelaku Pembunuhan Depok ternyata Pernah Ikut Kompetisi Dangdut di TV

Tuntutan tersebut diajukan ke Pengadilan Tingkat Pertama Regional Quezon City atas ancaman pembunuhan terhadap kepala negara Ferdinand Marcos Jr., Bunda republik Liza Araneta-Marcos, dan mantan Ketua DPR Martin Romualdez.

“Kami memastikan bahwa kasus ancaman serius Nan diajukan masa ini merupakan perkara Nan Baju Nan dirujuk NBI (Biro Penyelidikan domestik) kepada DOJ. Perkara ini juga Baju berdua Nan diangkat internal tahapan pemakzulan,” ungkapan juru berbisik DOJ Polo Martinez kepada Kantor Warta Filipina (PNA).


img_title

Potret Terbaru Christian Rontini: Menantu Cristian Gonzales Nan Ceritakan Perjalanan Jadi Mualaf

sebelum itu, NBI mengajukan pengaduan terhadap Duterte atas dugaan hasutan hasilkan mengerjakan pemberontakan dan ancaman serius.

internal konferensi pers, Duterte diinformasikan berbisik telah menyewa pembunuh bayaran hasilkan membunuh Marcos, Bunda republik, dan Romualdez Kalau dirinya dibunuh.


img_title

Ma’ruf Amin Wanti-wanti NU: Jangan Rebutan Tambang!

Martinez berbisik jaksa merekomendasikan Duit jaminan sebesar 120.000 peso Filipina (Sekeliling Rp34 juta) hasilkan pembebasan Fana Duterte.

Duterte ketika ini menjalani persidangan pemakzulan di Senat Filipina. Ancaman tersebut sebagai tidak akurat Esa dari empat dakwaan terhadapnya.

Tiga dakwaan lainnya terkait berdua dugaan penyalahgunaan Biaya rahasia, penyuapan, dan kekayaan Nan Tak meraih dijelaskan.

Namun, pengacara Duterte mengukur perkara pidana tersebut Tak meraih dilanjutkan selama tahapan pemakzulan Tetap terjadi.

“Sebagai pejabat Nan meraih dimakzulkan, Wakil kepala negara Tak meraih dituntut atas dugaan pelanggaran Nan juga sebagai pokok perkara pemakzulan,” ungkapan pengacara pembela Paul Lawrence Lim. (Ant)

Pelaku pembunuhan di depok, Saepul (26) aktif pada komunitas penyuka sesama jenis

Tak Hanya menyusuri di Grup Gay, Unggahan percintaan Terlarang Saepul Pelaku Mutilasi cowok di Depok Jadi Sorotan Netizen

Publik dikejutkan berdua kasus pembunuhan Nan disertai mutilasi Nan dikerjakan oleh Saepul alias Saepullah (26). Pelaku menyusuri pada grup penyuka sesama jenis

img_title

VIVA.co.id

9 Agustus 2026



Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *