Ngawur Wapres Filipina Sara Duterte Dituntut Pidana atas Ancaman Pembunuhan pemimpin


Wapres Filipina Sara Duterte.(Dok. BBC)

Bagian Kehakiman Filipina (DOJ) Formal mengajukan tuntutan pidana terhadap Wakil pemimpin Sara Duterte terkait dugaan ancaman pembunuhan terhadap pemimpin Ferdinand Marcos Jr., Bunda republik Liza Araneta-Marcos, dan mantan Ketua DPR Martin Romualdez pada Selasa (12/8).

Tuntutan tersebut didaftarkan di Pengadilan Tingkat Pertama Regional Quezon City. Juru berucap DOJ, Polo Martinez, memastikan bahwa kasus ancaman serius ini merupakan perkara Nan Baju berdua Nan dirujuk oleh Biro Penyelidikan domestik (NBI) dan telah diangkat bagian dalam tahapan pemakzulan Duterte.

Kasus ini bermula dari pernyataan Duterte bagian dalam sebuah konferensi pers. Ia diberitakan mengaku telah menyewa pembunuh bayaran hasilkan menghabisi nyawa pemimpin Marcos Jr., Bunda republik, dan Romualdez Kalau dirinya seorang diri terbunuh.

Atas tindakan tersebut, NBI sebelum itu telah mengajukan pengaduan terkait dugaan hasutan hasilkan melaksanakan pemberontakan dan ancaman serius. Pihak jaksa sekarang merekomendasikan Duit jaminan sebesar 120.000 peso Filipina atau Sekeliling Rp34 juta hasilkan pembebasan Fana sang Wakil pemimpin.

ketika ini, Sara Duterte juga center melewati persidangan pemakzulan di Senat Filipina. Ancaman pembunuhan tersebut sebagai Esa dari empat dakwaan Primer Nan menjeratnya. Tiga dakwaan lainnya mencakup dugaan penyalahgunaan Biaya rahasia, penyuapan, serta kepemilikan kekayaan Nan Tak meraih dijelaskan.

Di sisi lain, tim aturan Duterte Berikhtiar membendung tahapan aturan ini. Pengacara pembela, Paul Lawrence Lim, menegaskan bahwa perkara pidana Tak meraih dilanjutkan selama tahapan pemakzulan Tetap Melangkah.

“Sebagai pejabat Nan meraih dimakzulkan, Wakil pemimpin Tak meraih dituntut atas dugaan pelanggaran Nan juga sebagai pokok perkara pemakzulan,” ujar Lim menanggapi tuntutan tersebut. (Ant/Z-10)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *