Ngawur data Rekonstruksi Kasus Pembunuhan Siswi SMP di Nabire, Berawal dari Pesan Instagram hingga Eksekusi


NABIRE, KOMPAS.com – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Nabire menggelar rekonstruksi kasus pembunuhan anak berinisial CK (14) Nan terjadi di lorong Waroki, Kelurahan Kalibobo, Distrik Nabire, Kabupaten Nabire, Papua inti.

Reka ulang perkara Nan terjadi pada Senin (10/8/2026) sore tersebut memperagakan sebanyak 45 adegan di tiga Letak berbeda hasilkan Membikin cerah kronologi peristiwa pidana tersebut.

tahapan rekonstruksi kasus pembunuhan anak ini disaksikan langsung oleh keluarga korban, tim kuasa aturan, perwakilan Kejaksaan Negeri Nabire, serta puluhan Penduduk setempat di bawah pengawalan ketat aparat kepolisian.

lafal juga: Selidiki Motif Pembunuhan Siswi SMP di Nabire, Polisi salur 3 Ponsel ke Lab Forensik

Kronologi Perencanaan hingga Penganiayaan

Kegiatan rekonstruksi dimulai Sekeliling pukul 16.55 WIT, berawal dari Griya terduga pelaku berinisial A (14) Nan berlokasi di lorong Jakarta, Distrik Nabire.

Di Letak pertama, tersangka A memperagakan tahap perencanaan langkah kejahatannya. A mengawali aksinya berbarengan menghubungi korban CK melalui media sosial Instagram.

Setelah membangun komunikasi, pelaku meraih sebilah pisau ukuran sedang dari dapur rumahnya Lampau menyelipkannya di pinggang. Tak hanya itu, pelaku juga mendapatkan minyak tanah dan korek api Nan kemudian disimpan di internal jok sepeda motor Yamaha Aerox miliknya.

Usai mematangkan persiapan, tersangka A menuju kawasan Nabarua Bawah hasilkan menjemput korban. Keduanya lantas berkendara Seiring menuju Loka peristiwa Perkara (TKP) Primer di lorong Waroki.

lafal juga: isak Bunda Siswi SMP Korban Pembunuhan di Nabire: Asa Kami Lenyap…

Setibanya di Letak peristiwa, sempat terjadi Berkelahi bibir antara korban dan pelaku. Situasi Nan kian memanas Membikin tersangka A meraih pisau dari internal jok motor dan menganiaya korban secara brutal hingga meninggal Bumi.

Selama tahapan reka ulang, tersangka A tampak mengenakan busana serba hitam, Lancingan pendek putih, topi hitam, serta penutup Paras.

Komitmen Penyidikan Profesional dan Transparan

Kapolres Nabire, AKBP Samuel D Tatiratu mengemukakan duka cita mendalam kepada keluarga korban atas peristiwa tragis Nan menimpa CK. Ia menegaskan bahwa seluruh tahapan penanganan perkara pembunuhan ini Melangkah secara profesional, transparan, dan Rasional.

“keluaran reka ulang ini nantinya akan dicocokkan berbarengan keterangan saksi, barang data, keluaran pemeriksaan forensik, serta data elektronik hasilkan dituangkan ke internal Warta Acara Pemeriksaan (BAP) sebelum dilimpahkan ke kejaksaan,” ujar AKBP Samuel di Mapolres Nabire, Senin (10/8/2026) gelap.

teringat keadaan aturan tersangka Nan Tetap berstatus anak di bawah umur, Kapolres memperingatkan seluruh awak media dan masyarakat melebar hasilkan mematuhi ketentuan internal Undang-Undang server Peradilan Pidana Anak (UU SPPA).

lafal juga: Kasus Pembunuhan Siswi SMP di Nabire, DP3A Dampingi Tersangka dan Keluarga Korban

“Nan bersangkutan Tetap anak, maka mencakup identitas, foto, Paras, url, identitas orang Uzur, sekolah, serta identitas lainnya Harus kita jaga Seiring dan Tak dipublikasikan,” konfirmasi Samuel.

Di penutup keterangannya, AKBP Samuel mengajak seluruh lapisan masyarakat agar tetap tenteram, Tak terprovokasi oleh masalah-masalah Nan belum Jernih kebenarannya, serta Tak mengerjakan langkah main hakim sendirian selama tahapan aturan kasus pembunuhan anak di Nabire ini terjadi.

Artikel ini telah tayang di Tribun-Papua.com berbarengan judul Rekonstruksi Pembunuhan Remaja di Nabire: Pelaku Peragakan 45 Adegan, Sempat Beli Minyak Tanah


KOMPAS.com berkomitmen memberikan data jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan lafal tak memakai iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *