Ngawur Sebelum Jadi Tersangka, Saepul Tukang Piscok Gay Pelaku Pembunuhan Depok ternyata Pernah Ikut Kompetisi Dangdut di TV


Pekan, 9 Agustus 2026 – 20:05 WIB

VIVA – Kasus pembunuhan disertai mutilasi Nan dikerjakan oleh Saepul alias Saepullah (26) Esa per Esa mulai terungkap.



Nenek 79 Tahun Dicekik ketika Menyuguhi Kopi, Pelaku ternyata Kerabat terpencil

Publik digegerkan berdua penemuan jasad Pria bernama Kunaefi (51) bagian dalam karung di kawasan Pancoran Mas Depok, Jawa Barat.

Penduduk setempat awalnya mengira karung tersebut berisi sampah, ternyata berisikan jasad Orang berdua kondisi mengenaskan dikarenakan tubuhnya Nan terungkap Tak utuh.


img_title

Polisi Tangkap Pemerkosa dan Pembunuh Bocah 6 Tahun Nan Jasadnya terungkap di Sumur

susut dari 24 jam setelah jasad terungkap, pihak kepolisian berhasil meringkus Pria Nan diperkirakan sebagai pelaku Nan bernama Saepul.

Saepul Ikut Kompetisi Menyanyi Dangdut


img_title

WA Terakhir Tukang Piscok Gay Pelaku Mutilasi di Depok Terbongkar! Isinya Resign Pas di saat Pembunuhan

Pelaku pembunuhan di depok, Saepul (26) pernah mengikuti kompetisi dangdut

Pelaku pembunuhan di depok, Saepul (26) pernah membuntuti kompetisi dangdut

Belakangan ini, publik Nan mengkritisi kasusnya mulai menguliti identitas Saepul. ternyata, sebelum itu ia pernah tampil di televisi ketika membuntuti kompetisi Dangdut.

Tak disangka ia Mempunyai Talenta bernyanyi, bahkan pernah membuntuti sejumlah kompetisi dangdut.

tidak presisi satunya pada ajang pencarian Talenta Nan ditayangkan di tidak presisi Esa stasiun televisi swasta domestik.

Sejumlah foto beredar di media sosial, Saepul merupakan peserta DMD Panggung Rezeki. 

Keikutsertaannya bagian dalam ajang tersebut dikarenakan Mau membelikan motor ciptakan ibunya berjualan di pasar.

“Sebenarnya gua mau bantu Bunda gua jualan dipasar. Jual sayur, dari jam 02.00 WIB subuh Tiba jam 08.00 WIB pagi,” singkap Saepul ketika membuntuti kompetisi, dikutip dari akun TikTok @lidasaepull220.

Perjalanan dari rumahnya menuju pasar lumayan terpencil, Sekeliling 5 km. Terkadang ibunya kesana ke pasar berdua Melangkah kaki lantaran Tak Mempunyai kendaraan. 

“terus kan dikarenakan kita nggak Eksis kendaraan, kadang dari Griya ke pasar tuh lorong kaki. Lumayan (terpencil) Sekeliling 5 km,” ujarnya.

Selain membelikan motor ciptakan ibunya, hadiah dari kompetisi tersebut akan sebagai modal ibunya ciptakan berjualan sayur di pasar.

“Lakukan motor second aja, sisanya Lakukan modal emak nambah jualan. Soalnya kan sayurannya ngambil dari orang. Untungnya Hanya Rp1.000 atau Rp2.000 gitu. Jadi kalau misalkan belanja sendirian untungnya meraih kelihatan,” Jernih Saepul.

Berjualan Piscok di Stasiun

Saepul alias Saepullah (baju tahanan)

Saepul alias Saepullah (baju tahanan)

Sebelum diringkus oleh polisi, Saepul bekerja sebagai pedagang pisang cokelat memakai gerobak di Sekeliling Stasiun Pondok Cina, Depok.

Sehari-harinya, Pria Natalitas tahun 2000 itu menjalani aktivitas berjualan sebagai mata pencahariannya.

Halaman lalu

Namun, sekarang dirinya telah ditentukan sebagai tersangka atas kasus pembunuhan disertai mutilasi terhadap Kunaefi.

Halaman Selanjutnya



Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *