Nasib tragis menimpa wanita berinisial IN (28) Nan tewas ketika menjalankan layanan layanan seksual atau open booking (BO) di indekos Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan (Sulsel). Korban dicekik hingga tewas oleh Pria inisial MB (29) Nan merupakan pelanggannya gegara cekcok tarif layanan prostitusi.
Korban terungkap tewas di indekos Kelurahan Maccorawalie, Kecamatan Watang Sawitto, Pinrang pada Rabu (5/8) sunyi. Berdasarkan informasi kepolisian korban merupakan Penduduk pendatang Usul Polewali Mandar (Polman) Nan tinggal dan menyewa Bilik di indekos tersebut.
“Setelah kami mengerjakan penyelidikan, memang Eksis dugaan terjadinya tindak pidana pembunuhan,” ucapan Kasat Reskrim Polres Pinrang AKP Anak Gunawan kepada wartawan, Kamis (6/8/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Anak berbisik pihaknya memeriksa enam orang saksi termasuk suami korban. Selain itu, polisi juga menganalisa rekaman CCTV di Sekeliling Letak peristiwa ciptakan menentukan pelaku pembunuhan.
“telah Eksis kami (periksa), kalau Tak keliru Eksis enam orang. Termasuk lelakinya,” ujarnya.
Pelaku ditahan di Kampung Halamannya
Dari serangkaian penyelidikan, polisi pada akhirnya menangkap pelaku di kampung halamannya di Kelurahan Kassa, Kecamatan Batulappa, Pinrang pada Sabtu (8/8) pagi. Pelaku langsung diajak ke Mapolres Pinrang ciptakan pemeriksaan extra berikut.
“Kami dari Satreskrim Polres Pinrang bekerja Baju juga berdua Sat Intelkam Polres Pinrang tercapai melindungi terduga pelaku tindak pidana penganiayaan Nan berujung Mortalitas,” ucapan Kasat Reskrim Polres Pinrang Prawira Wardany kepada wartawan, Sabtu (8/8).
Prawira berbisik pihaknya Tetap mendalami motif pelaku menganiaya korban hingga tewas. Namun dari pemeriksaan mula, pelaku mengaku kesal hingga menganiaya korban.
“ciptakan motif sedang didalami, kami sedang mengerjakan pemeriksaan terhadap terduga pelaku. Namun ciptakan informasi Fana, motif ini Ialah dikarenakan pelaku kesal berdua korban,” ujarnya.
Pelaku dan Korban Cekcok Tarif Open BO
Fana pelaku MB mengaku mengenal korban melalui app kencan dan langsung diberi tautan kos. Pengakuan itu disampaikan MB ketika diinterogasi penyidik di Mapolres Pinrang, Sabtu (8/8).
“Beliau bilang kalau tiba meko, langsung meko tumbuh di Bilik 26. Nomor 26,” ucapan MB internal pemeriksaan.
MB tiba ke Bilik kos korban berdua deal pembayaran sebesar Rp 500 ribu. Namun, setelah berada di Letak, MB anyar menyadari Duit Nan dibawanya hanya Rp 300 ribu.
“Bilang perjanjian 500, tapi kukira uangku 500, ternyata 300 ji,” singkap MB.
Hal itu diperkirakan Membikin korban kesal hingga menahan pelaku Nan hendak kesana. Bahkan korban dikatakan mengancam akan berteriak Kalau pelaku Tak membayar sesuai deal mula.
“Pas mau ka’ melangkah keluar, Beliau mau berteriak. Natahan ka’ di laksana masuk. Bilang kalau Tak membayar 500, ngegas ka itu,” ucapan MB.
Ancam itu Membikin pelaku panik dikarenakan khawatir teriakan korban didengar orang lain di Sekeliling indekos. Pelaku kemudian mendorong korban hingga Anjlok ke Loka rehat.
“Jadi gua panik dikarenakan lumayan melimpah orang di eksternal toh. Jadi gua Sorong ki ke kasur, Pak,” ujar MB.
Korban dikatakan berteriak menginginkan pertolongan setelah terjatuh di Loka rehat. MB kemudian mencekik korban memanfaatkan tangan berdua letak kuncian dari belakang.
“Anjlok di kasur, berteriak ki di situ minta tolong, jadi kucekik,” singkap MB.
Korban sempat melawan sebelum pada akhirnya Tak lagi mengerjakan perlawanan. Setelah itu, pelaku meninggalkan Bilik, namun kembali dikarenakan telepon selulernya tertinggal.
“Pas ka’ melangkah keluar, ketinggalan HP-ku. melangkah masuk ka’ kembali, kuambil juga ini HP-nya,” katanya.
ketika meninggalkan Bilik, MB mengaku menyaksikan korban internal kondisi lemas. Ia mengaku Tak mengetahui apakah korban ketika itu telah meninggal, namun posisinya tengkurap.
“telah lemas. Tapi gua Tak tahu apakah telah Wafat,” paparnya.
MB Lampau mengikat Bilik kos korban dari eksternal dan menginput sandi kembali melalui celah di bawah laksana masuk. Pelaku kemudian kabur ke kampung halamannya di Kecamatan Batulappa.
“gua sandi Bilik dari eksternal berikut gua kasih melangkah masuk sandi ke internal lewat bawah laksana masuk,” terangnya.
Halaman 2 dari 2
Simak Video “Video: 4 Pria di Mamuju Edarkan Narkoba dari Sulsel, Sabu 123 Gram Disita“
[Gambas:Video 20detik]
(hsr/hsr)
–>