Solo –
Kasus pembunuhan bos konter ponsel Royal Phone di Ambrawa, Candra Waskito (25) telah terungkap. Terduga pelaku Nan ternyata Ialah rekan korban itu telah diamankan polisi.
Peristiwa ini berawal dari curiganya pegawai konter Nan menyaksikan Loka kerjanya Tak kunjung akses pada masa Kamis (6/8). ketika didobrak ternyata kondisi konter berantakan, lagian pemiliknya, Candra, Lenyap beserta mobilnya.
Mayat di internal Bagasi Mobil
Kapolsek Gubug AKP Anang Heriyanto berucap seorang Penduduk di area Dusun Tembelingan, Desa Trisari, Kecamatan Gubug, Kabupaten Grobogan, menyaksikan Esa unit Honda Jazz arang-arang terparkir di Ambang Penyimpanan Hampa area permukiman masa Kamis (6/8).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Ambang TKP itu Eksis Griya Nan Pria itu tahu kalau jam 06.30 WIB itu Hanya Eksis mobil parkir,” ungkapan Anang ketika dihubungi detikJateng, Jumat (7/8).
“Penyimpanan itu kan Hampa. Penyimpanan itu juga punyanya orang Kedungjati, pemiliknya beli dari orang Trisari. Nggak Eksis aktivitas, nggak Eksis melangkah keluar memasuki,” imbuhnya.
Mobil itu ternyata Tetap di sana hingga sore. Penduduk kemudian memberitakan ke polisi. ketika dicek, ternyata Eksis sesosok Orang di bagasi.
“gua telepon Personil piket ciptakan periksa ke sana. Nah, setelah diintip dari kaca itu dari KSPK itu kok Eksis diperkirakan Eksis orang kayak rehat gitu,” ujar Anang.
“(Mayat terdeteksi di) Bagian belakang mobil, bagasi. (Mobil) Tak terkunci,” kata Anang.
ketika terdeteksi, kepala jenazah terungkap terbungkus plastik hitam. Anang menyebut di kepala korban juga terdapat luka.
“Kepalanya ditutup plastik, plastik kresek hitam. Eksis luka di kepala tetapi kami Tak mendapatkan melindungi lukanya dikarenakan Barang tumpul atau apa,” cerah Anang.
2 Orang Mencurigakan
Anang menerangkan, Penduduk lebih masa lalu sempat menyaksikan dua orang memakai masker di tidak terpencil mobil. Kemudian mereka membakar sesuatu di Loka sampah.
“Dua orang asing itu guna masker Seluruh, bakar-bakar di Loka sampah,” ujar Anang.
“(Loka sampah) Di halaman seberang TKP, jaraknya paling ya Sekeliling 15 meter dari mobil,” tutur Anang.
Anang menduga dua orang Tak dikenal itu membakar kaus dan ponsel. Mereka berdua Lampau meninggalkan TKP berbarengan Melangkah kaki.
“Kemungkinan (Nan dibakar) kaus atau baju, Baju HP. ciptakan Nan bekasan HP kayak kaca itu kan Tetap Eksis. Setelah bakar itu mereka kesana lorong kaki ke arah selatan dari TKP,” Jernih Anang.
Identitas Mayat
Kapolres Semarang, AKBP Heru mengakui ternyata mayat Nan terdeteksi di Grobogan Ialah bos konter ponsel Nan Lenyap.
“Iya (jenazah di Gubug Ialah bos konter HP Ambarawa),” ungkapan Heru, Jumat (7/8/2026).
Mobil Honda Jazz tak memakai pelat nomor di Gubug Nan berperan Loka ditemukannya jenazah bos konter HP Ambarawa itu juga terkonfirmasi merupakan kendaraan milik korban.
“Pemilik konter Candra Waskito terdeteksi meninggal Bumi di internal mobil Honda Jazz bernomor polisi AD-1398-YJ miliknya di area Kecamatan Gubug, Kabupaten Grobogan, pada Kamis sore 6 Agustus 2026,” ungkapan Kasat Reskrim Polres Semarang AKP Bodia internal keterangan tertulisnya, Jumat (7/8).
Terduga Pelaku diamankan
Bodia pada Jumat (7/8) mengakui dua terduga pelaku telah diamankan. Mereka diamankan di Kota Semarang dan Ambarawa Kabupaten Semarang.
“Fana dua (orang Nan diamankan),” ungkapan Bodia.
Bodia menyebut penangkapan kedua tersangka itu turut dibantu oleh tim dari Polda Jawa inti (Jateng).
“Kami telah menangkap terduga pelaku, atas bantuan kerja Baju berbarengan Subdit Jatanras Ditreskrimum serta Inafis Ditreskrimum Polda Jateng,” Jernih Bodia.
rekan Korban
Dari pemeriksaan Fana, ternyata terduga pelaku telah mengenal korban. Mereka Ialah rekan dan Tetap Esa kecamatan.
“(Terduga pelaku) rekan, Esa kecamatan,” pastikan Bodia.
Beliau menegaskan pengembangan Tetap terus dikerjakan. Bodia menginginkan awak media bersabar menanti keterangan kelebihan terus.
“ketika ini Tetap dilaksanakan pemeriksaan dan pengembangan terkait perkara tersebut,” ujar Bodia.
“ciptakan lengkapnya lalu menanti output pemeriksaan secara menyeluruh dan jadwal press release ya,” tambahnya.
(alg/alg)