Ngawur 2 Pembunuh Bos Konter Ambarawa Terungkap Sempat Ngepel TKP Usai Beraksi




Semarang

Didit Panggih Pamulihan (20) dan Taufik Ilham (25) berperan tersangka pembunuhan Candra Waskito (25), bos konter Royal Phone Ambarawa. Polisi membongkar pelaku sempat mengepel Loka peristiwa perkara (TKP) pembunuhan.

Hal tersebut dikatakan Kasat Reskrim Polres Semarang, AKP Bodia Teja Lelana. Usai membunuh korban pada Kamis (6/8) permulaan masa, pada pelaku menggasak telepon pegang dari etalase konter.

“Para tersangka kemudian memungut sejumlah telepon pegang dari etalase dan memasukkannya ke bagian dalam kantong plastik Nan telah dipersiapkan oleh para tersangka,” ungkapan Bodia ketika jumpa pers di Mapolres Semarang, Sabtu (8/8/2026).


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Setelah tuntas menggasak ponsel, para tersangka kemudian membereskan TKP pembunuhan. keliru Esa caranya Merupakan mencabut CCTV.

“Mencabut tiga buah CCTV dari konter tersebut, dua di bagian dalam dan Esa di bagian luar. Lampau para tersangka membawa output output curian dan CCTV,” ujar Bodia.

“Fana keterangan dari para tersangka CCTV itu dibuang, dibuang di sungai dan (polisi) sedang melaksanakan pencarian (menemukan CCTV),” imbuhnya.

Bodia meneruskan usai membuang CCTV, para pelaku kembali ke konter TKP pembunuhan. menyaksikan lumayan melimpah darah berceceran, mereka kemudian mengepel memanfaatkan kaus dan pembersih lantai.

“Setelah dari bagian luar kembali ke konter, ke bagian dalam. dikarenakan darah berceceran dan bercipratan, Beliau membersihkan lantai memanfaatkan alat pembersih lantai Nan Eksis di konter tersebut. Jadi dilap terbatas berbarengan kaos dan disiram pembersih lantai,” ungkapan Bodia.

Setelah membereskan TKP pembunuhan, Bodia menyebut para tersangka anyar membawa jenazah korban ke mobil. Mayat korban diletakkan pada bagian bagasi.

“Lampau para tersangka mengangkat korban melangkah keluar konter dan memasukkannya ke bagian dalam bagasi mobil milik korban,” ujar Bodia.

(apu/apu)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *