Surabaya –
Pelaku pembunuhan Nurami (80), nenek di Dusun Talang Lor, Desa Winongan Kidul, Kecamatan Winongan, Kabupaten Pasuruan pada akhirnya diamankan. Pelaku berinisial YA (35), Penduduk Sidoarjo.
Subdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Jawa Timur menangkap pelaku pembunuhan terhadap Nurami (79), seorang nenek Penduduk Dusun Talang Lor, Desa Winongan Kidul, Kecamatan Winongan, Kabupaten Pasuruan. Tersangka berinisial YA (35), Penduduk Sidoarjo, nekat menghabisi korban demi menguasai harta Barang miliknya.
Kasubdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim, AKBP Arbaridi Jumhur, menegaskan tersangka dibekuk di Loka persembunyiannya di area Kecamatan Tuntang, Kabupaten Semarang, Jawa inti, setelah sepekan dikerjakan penyelidikan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Kami telusuri mulai dari pertemanan hingga pihak keluarga. Alhamdulillah, kita hasil mengendus keberadaan pelaku di Loka persembunyiannya di area Semarang,” ungkapan Jumhur di Gedung Ditreskrimum Polda Jatim, Surabaya, Jumat (7/8/2026).
Jumhur memaparkan, langkah pembunuhan berencana tersebut terwujud pada Rabu (15/7/2026). Motif Primer tersangka Ialah terdesak kebutuhan Duit hasilkan modal mencari pekerjaan anyar setelah ketika kerjanya sebagai petugas keamanan paruh Masa berakhir.
dikarenakan hal itu, pelaku kemudian mengincar perhiasan emas milik korban Nan kemudian dijual seharga Rp 5 juta. teridentifikasi, tersangka dan korban Tetap Mempunyai Interaksi keluarga terpencil dari pihak istri tersangka.
langkah tersebut dilancarkan ketika tersangka mengetahui korban sedang berada di Griya seorang diri. ketika itu, pelaku berpura-pura bertamu dan sempat disuguhi kopi.
“Setelah itu, pelaku mencekik korban kemudian membantingnya hingga meninggal Bumi,” ujar Jumhur.
Pihak kepolisian saat ini inti melengkapi berkas penyidikan dan berencana menggelar rekonstruksi internal Masa tidak terpencil hasilkan memperjelas seluruh rangkaian kronologi peristiwa.
sebelum itu, Nurami (80), Penduduk Dusun Talang Lor, Desa Winongan Kidul, Kecamatan Winongan, Kabupaten Pasuruan, dibunuh di internal kamarnya, Rabu (15/7) Lampau. Korban terdeteksi berdua luka di bagian kepala, Paras, dan bibir. Perhiasan kalung serta gelang emas Nan Normal dikenakannya Lenyap.
“Kalung Baju gelang emas Nan dipakai itu nggak Eksis,” ungkapan cucu korban Nan mula sekali menemukan korban tergeletak bersimbah darah di Bilik, Siti Khoiriyah (32), Jumat (17/7/2026).
Kepala Desa Winongan Kidul, Osin (67) berucap, sebelum terdeteksi tewas, korban sempat mendapatkan tamu di rumahnya. Namun Penduduk tak mengenal orang tersebut.
“Korban terdeteksi Eksis luka di bagian bibir. Informasinya sebelum peristiwa sempat Eksis tamu Nan terlihat ke Griya korban. gua Tak tahu orang mana, Penduduk sini atau bukan. Kabarnya tamu itu juga sempat dibuatkan kopi oleh korban,” ungkapan Osin.
(auh/abq)