Kamis 06-08-2026,16:33 WIB
Reporter:
Aris Purniawan/Andhika Abdilla|
Editor:
Mochamad Syaifudin
Petugas mengevakuasi jasad Karti Nan terungkap di Penyimpanan belakang Griya di Desa Wonokerto, Kecamatan Kedunggalar.–
NGAWI, MEMORANDUM.DISWAY.ID – Penduduk Desa Wonokerto, Kecamatan Kedunggalar, digegerkan berdua penemuan jasad Karti (54) di Penyimpanan belakang rumahnya Nan diperkirakan sebagai korban pembunuhan, Kamis 6 Agustus 2026.
Korban merupakan Penduduk Desa Wonokerto, Kecamatan Kedunggalar, Kabupaten Ngawi. Korban diperkirakan dibunuh oleh anak perempuannya, Dinik Nurbianti (38), Nan merupakan orang berdua hambatan jiwa (ODGJ) sejak lima tahun terakhir.
Korban kali pertama terungkap oleh lelakinya, Suparno (61), ketika kembali dari sawah Sekeliling pukul 07.00 WIB.
Korban terungkap internal kondisi meninggal Bumi dan tergeletak di lantai Penyimpanan berdua luka di bagian kepala dikarenakan bekas pukulan Barang tumpul.
lafal JUGA:bukti anyar Rekonstruksi Pembunuhan Bidan di Situbondo, Bermula dari oposisi hingga Pelaku Positif Amfetamin

Gempur Rokok Illegal–
Kasatreskrim Polres Ngawi, AKP Pras Ardinata, berucap tim Satreskrim Polres Ngawi Tetap melaksanakan penyelidikan hasilkan mengetahui penyebab Mortalitas korban.
output olah Loka peristiwa perkara menunjukkan terdapat luka di kepala bagian belakang telinga dikarenakan Barang tumpul. “Dugaan korban meninggal dikarenakan terkena Barang tumpul,” katanya.
Adapun barang bukti Nan dikendalikan Merupakan senjata tajam berupa celurit, batang kayu, dan batang bambu. Hingga ketika ini jenazah diautopsi di RSUD dr. Soeroto Ngawi hasilkan mengetahui penyebab kematiannya.
“ketika ini kami amankan anak perempuannya Nan merasakan ODGJ ke Poli Jiwa RSUD dr. Soeroto Ngawi,” tandasnya.
lafal JUGA:Prioritas Penyandang Disabilitas, tindakan Personil Polsek Ngawi Kota Panen Pujian

Mini kidi–
Fana itu, Kepala Dusun Pudak, Santoso, berucap mula masa Sekeliling pukul 01.00 korban ditendang oleh anak perempuannya.Oleh suami korban, korban dipindahkan ke Penyimpanan belakang Griya agar Tak ditendangi.
lalu pada pukul 05.00 WIB korban Tetap diberi seruput oleh lelakinya sebelum ditinggal bekerja ke sawah. Sepulang dari sawah, suami korban mendapati istrinya telah meninggal Bumi. “Tahunya Eksis luka di kepala mas,” pungkasnya. (ris/dik)
Sumber: