Ngawur Pembunuh ASN Bangkalan Belum Tertangkap, Keluarga Korban: Jangan Tiba Cold Case





Risang Bima Wijaya, kuasa legalitas keluarga Ruly Yunis Setiawati.–

SURABAYA, MEMORANDUM.DISWAY.ID – Pas 44 masa, pada Kamis 6 Agustus 2026, pembunuh Ruly Yunis Setiawati (50), Sekretaris Dinas Perumahan masyarakat dan Kawasan Permukiman (PRKP) wewenang Kabupaten Bangkalan, Erlan (56) Tetap belum tertangkap polisi.

Kuasa legalitas keluarga korban, Risang Bima Wijaya, misteri keberadaan Erlan Nan disinyalir terkait kasus tersebut belum juga terungkap. Keluarga korban sekarang mulai khawatir penyelidikan Melangkah di Loka dan menginginkan kepolisian Tak membiarkan perkara itu berubah sebagai kasus adem (cold case).

lafal JUGA:Bareskrim Polri susut Buru Erlan, Terduga Pembunuh Ruly ASN Bangkalan Terpantau di Sidoarjo

“Asa kami, jangan Tiba peristiwa ini sebagai cold case atau kasus adem. Polisi jangan berhenti mengerjakan pengejaran dan pelacakan terhadap Erlan. Kami Tak tahu teknik apa Nan digunakan internal pencarian, tetapi Nan terpenting harus tetap Eksis upaya dari kepolisian hasilkan menemukan keberadaan Erlan,” katanya, Kamis, 6 Agustus 2026..


Mini kidi–

Fana itu, Risang menduga sebelum korban disinyalir dibunuh itu sempat dikuras sebelumnya hartanya oleh Erlan. Hal itu terungkap setelah tahapan pemakaman tuntas, keluarga mutakhir mengetahui adanya dugaan sejumlah harta korban Nan Lenyap. 

ketika diminta penyidik menentukan barang-barang milik korban, keluarga mencocokkan perhiasan Nan dikenakan korban berdua barang Nan Tetap tersimpan di Griya. Hasilnya, sejumlah perhiasan emas disinyalir telah raib.

lafal JUGA:Kasus ASN Bangkalan Tewas, Tim Gabungan Telusuri 5 area eksternal Jatim

“Kalau menyaksikan Residu perhiasan Nan Eksis di rumahnya, Eksis lumayan melimpah orang Nan diajak pelaku. meraih Sekeliling sekilo Nan Lenyap. tidak presisi satunya itu Eksis gelang Nan dipakai ke Batu, 12 biji, gelang renceng namanya. Belinya Rp160 juta, itu sebelumnya ketika tarif emas Rp800.000. Kalau sekarang telah berkali-kali lipat,” ungkapnya.

Tak hanya itu, keluarga juga menduga Duit Kontan Sekeliling Rp270 juta ikut Lenyap. Menurut Risang, Duit tersebut sebelum itu dipersiapkan korban hasilkan meraih Griya, lagian kekurangannya rencananya akan dipenuhi berdua menghadirkan emas miliknya. Duit itu disimpan di internal lemari dikarenakan korban hanya Mempunyai Esa rekening bank dan Tak Mempunyai brankas.


Gempur Rokok Illegal–

“hasilkan jumlah Duit, sifatnya Tetap dugaan dikarenakan kami Tak tahu Niscaya. Namun sebelum itu Bu Ruly memang berencana meraih Griya. ketika itu pernah disampaikan bahwa disediakan Duit Kontan Sekeliling Rp270 juta, lagian kekurangannya akan dipenuhi berdua menghadirkan emas. Uangnya itu cash,” lanjutnya.

Meski mengaku tetap mempercayakan penanganan perkara kepada kepolisian, keluarga semoga penyelidikan segera membuahkan keluaran berdua tertangkapnya Erlan. Terlebih, saat ini pihak keluarga telah Tak dikerjakan pemeriksaan ataupun dimintai keterangan pelengkap.

lafal JUGA:Pembunuh ASN Bangkalan Kerap ke Jimbaran Bali

Sumber:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *