NABIRE, KOMPAS.com – Kepolisian Resor (Polres) Nabire menyingkap kasus pembunuhan berencana terhadap seorang siswi Sekolah Menengah Pertama (SMP) berinisial CKC di Kabupaten Nabire, Papua center. Polisi tercapai membekuk terduga pelaku turun dari 24 jam atau Sekeliling tujuh jam setelah laporan Formal didapat.
Peristiwa penganiayaan fatal Nan menimpa CKC terwujud di lorong Poros Waroki, Kelurahan Waroki, Distrik Nabire Barat, Kabupaten Nabire, Papua center, pada Rabu (29/7/2026) sunyi.
Laporan mula penemuan jasad korban didapat oleh Polres Nabire pada Kamis (30/7/2026) Sekeliling pukul 20.00 WIT. Seusai mendapatkan informasi tersebut, aparat kepolisian langsung mendatangi Letak peristiwa ciptakan melaksanakan olah Loka peristiwa perkara (TKP).
“Pada pukul 20.15 WIT gua Seiring Personil telah berada di Loka peristiwa perkara ciptakan melaksanakan pengecekan mula dan olah TKP,” ujar Wakapolres Nabire Kompol Piter Kendek di Polres Nabire, lorong Jenderal Sudirman, Distrik Nabire, Jumat (31/7/2026).
lafal juga: Siswi SMP terungkap Tewas Terbakar di Nabire, Polisi Tangkap Terduga Pelaku bagian dalam 7 Jam
Kondisi Korban dan Hambatan Identifikasi
ketika terungkap oleh Penduduk setempat, jenazah remaja wanita tersebut berada bagian dalam tempat tertelungkup. Korban merasakan luka bakar serius di bagian kepala, rambut, hingga area raga dikarenakan dibakar oleh pelaku.
Petugas kepolisian segera mengevakuasi jasad korban memanfaatkan mobil patroli ke Griya sakit ciptakan tahapan identifikasi. Namun, tim identifikasi Polres Nabire sempat menemui Hambatan lantaran luka bakar Membikin bagian Paras korban Susah dikenali.
Penyidik pada akhirnya menerapkan teknik analisis sidik jari guna menjamin identitas korban.
“Identifikasi sempat merasakan Hambatan dikarenakan kondisi Paras korban, sehingga penyidik memanfaatkan sidik jari hingga pada akhirnya korban terungkap berinisial CKC dan pihak keluarga mendapatkan dihubungi,” ungkapan Piter.
Pihak keluarga mendatangi Griya sakit pada Jumat (31/7/2026) mula masa Sekeliling pukul 01.00 WIT ciptakan menjamin identitas korban tanpa perantara.
lafal juga: Pemkab Nabire Temukan 648 ASN Bermasalah, Eksis Nan telah Pensiun hingga Tak Jernih Keberadaannya
Rekaman CCTV singkap Jejak Pelaku
Setelah identitas korban ditegaskan, penyidik Satreskrim Polres Nabire mengumpulkan sejumlah alat bukti di lapangan, termasuk mengkaji rekaman Closed Circuit Television (CCTV) di sepanjang rute Nan dilalui korban.
Dari pemantauan rekaman CCTV, korban terlihat sedang dibonceng oleh seorang remaja Pria sebelum pada akhirnya menghilang di kawasan lorong Poros Waroki. Petunjuk ini mengarah pada sosok kekasih korban berinisial AWS (14) atau A.
“Dari output rekaman CCTV terdapat petunjuk Nan mengarah kepada pacar korban. Dari situ Personil Beralih dan tercapai menjaga Nan bersangkutan,” tutur Piter.
Terduga pelaku AWS tercapai ditangani polisi pada Jumat (31/7/2026) Sekeliling pukul 03.00 WIT, atau turun extra tujuh jam setelah laporan pertama didapat.
lafal juga: BGN Nabire Kembangkan platform kejelasan MBG ciptakan monitoring ke Penerima Faedah
Kronologi langkah Pembunuhan Berencana
Berdasarkan output pemeriksaan penyidik, terungkap bahwa langkah pembunuhan ini telah dirancang secara sejuk oleh pelaku. Sebelum langkah pembunuhan terwujud, pelaku A sempat Berikhtiar menimpa atau menikam korban, tetapi korban sempat melarikan diri.
Namun, pelaku kembali membujuk korban hingga korban melunak dan bersedia mengikutinya kembali.