ketika itu handphone korban sempat dibanting oleh tersangka ketika Seiring pacarnya.
Mataram (ANTARA) – Kepolisian Resor Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat, menelusuri peran orang lain pada kasus pencurian berdua kekerasan berujung pembunuhan terhadap mahasiswi inisial NDR di Bilik indekos kawasan Gomong, Senin (3/8).
Kepala Satreskrim Polresta Mataram Ajun Komisaris Polisi I Made Dharma Yulia Putra di Mataram, Senin, berucap bahwa pihaknya menelusuri hal tersebut berdua melacak keberadaan keliru Esa ponsel korban Nan Tetap Lenyap.
“Jadi, terkait handphone korban Tetap kami Geledah berdua memeriksa pacar tersangka. Di mana ketika itu handphone korban sempat dibanting oleh tersangka ketika Seiring pacarnya,” ungkapan Made Dharma usai melaksanakan rekonstruksi kasus di kawasan indekos korban wilayah Gomong.
lafal juga: 44 adegan bongkar jejak tersangka habisi nyawa mahasiswi di Mataram
Kuasa aturan keluarga mahasiswi NDR, Lampau Anton Hariawan Nan turut hadir menyaksikan giat tersebut menuturkan bahwa ponsel korban Nan belum terungkap merek Vivo.
“Jadi, Eksis dua handphone korban Nan diambil tersangka. Nan Iphone dibuang di Kuripan, Nan Esa lagi merk Vivo dititip di keliru Esa Loka antara wilayah Lombok inti, Lombok Timur,” ucapnya.
Dari rangkaian penyidikan di kepolisian, ponsel merek Vivo tersebut dititip di keliru Esa Loka oleh tersangka ketika bepergian ke wilayah Lombok Timur Seiring pacarnya.
“Masa itu motornya kehabisan bensin, dikarenakan Tak Eksis Duit, di situ handphone korban Nan dititip jadi gantinya,” ujar Lampau Anton.
berdua menemukan ponsel tersebut, ia semoga kepolisian mendapatkan membongkar peran orang lain.
“Mungkin dari situ kelak akan Eksis bukti petunjuk opsional terkait Eksis atau Tak peran orang lain,” katanya.
lafal juga: Pelaku pembunuh mahasiswi NDR berniat kabur ke Malaysia
kelebihan berikut, Lampau Anton Nan hadir mengejar rekonstruksi mengatakan Tak Eksis hal anyar Nan terungkap dari peran Nan diperagakan tersangka.
Begitu juga berdua rumor korban merasakan pelecehan seksual dari tersangka. Ia menjamin Tak Eksis perbuatan Nan mengarah pada hal tersebut.
Ia pun menghargai jejak kepolisian Nan telah menggelar rekonstruksi berdua turut memunculkan pihak kejaksaan.
Kepolisian menggelar rekonstruksi kasus ini berdua memunculkan tersangka Haikal beserta seluruh barang bukti, keliru satunya kendaraan roda dua merek Honda Beat Rona biru putih milik korban Nan dicuri tersangka.
Dalal giat tersebut, tersangka memperagakan sebanyak 35 dari jumlah 44 adegan. Residu adegan dilaksanakan di wilayah Punia, Kota Mataram, Griya tersangka Nan sebagai Letak penangkapan.
tindakan tersangka mengerjakan tindak pidana pencurian berujung pembunuhan NDR itu terjadi bagian dalam adegan ke-17 hingga 28, berdua letak korban istirahat terlentang di kasur.
lafal juga: Polresta beberkan modus tersangka bunuh mahasiswi NDR di Bilik indekos
Pewarta : Dhimas Budi Pratama
Editor:
Sugiharto Purnama
COPYRIGHT © ANTARA 2026