Mataram –
Haikal alias HA (18), memperagakan sebanyak 44 adegan pembunuhan mahasiswi Universitas Mataram (Unram), Nadya Dwi Ramadhany. Polisi membongkar langkah pembunuhan itu menyusuri pada adegan ke-17 hingga ke-28.
Kasatreskrim Polresta Mataram, AKP I Made Dharma Yulia Putra, berucap adegan ke-17 itu pelaku mulai membekap korban.
“Adegan (membekap korban) tersebut menyusuri di adegan 17, di mana tersangka itu mengerjakan pembekapan kepada korban,” ucapan Dharma, Senin (3/8/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Haikal memperagakan 35 adegan di seputaran kos korban, di area Gomong, Kecamatan Selaparang, Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB). Mulai dari memasuki hingga melangkah keluar kos korban berdua membawa motor dan hp.
Kos itu berperan Loka pembunuhan tersebut. Pantauan detikBali, pada Cengkir ke-10, pelaku sempat melangkah keluar dari Bilik korban berdua membawa dua unit hp.
Hp itu ditaruh di bawah tembok, tidak terpencil gerbang. Pelaku kemudian kembali memasuki ke bagian dalam Bilik hasilkan mencari sandi motor korban hingga terjadinya pembunuhan.
Dharma menyebut, setelah pelaku membekap korban hingga lemas, pelaku meninjau pernapasan korban.
“Di adegan 17 itu, di mana tersangka itu mengerjakan pembekapan kepada korban hingga korban telah dirasa lemas. Sehingga Nan bersangkutan meninjau kembali korban berdua tangannya mendekati hidung,” sebutnya.
ketika itu, korban Tetap bernapas. Pelaku kembali membekap dan mencekik korban hingga tewas. “Nan bersangkutan kembali memungut bantal dan telah mencekik leher korban, itu Tiba adegan ke-28,” tutur Beliau.
Setelah menghabisi nyawa korban, pelaku memungut hijab korban dan kesana ke Bilik bersih-bersih hasilkan menghapuskan jejak.
Pada adegan ke 33, pelaku terlihat melangkah keluar dan menunggangi motor korban Nan terparkir di Ambang Bilik kos dan beranjak kabur.
Adegan 34, pelaku memperagakan dirinya sempat berhenti di Ambang gerbang hasilkan memungut dua unit hp korban sebelum itu ditaruh. Setelahnya langsung kabur.
hasilkan hp korban itu belum terungkap. “Terkait berdua hp, memang Tiba ketika ini kita Tetap mengerjakan pencarian terhadap handphone tersebut,” katanya.
hasilkan terungkap, Nadya terungkap tewas di Bilik kosnya area Gomong, Kecamatan Selaparang, Kota Mataram, NTB pada Pekan (17/5/2026) sunyi. Wanita Usul Desa Beru, Kecamatan Jereweh, Kabupaten Sumbawa, NTB itu terungkap oleh temannya Nan tiba mencarinya ke kosnya.
Korban terungkap bagian dalam kondisi terlentang dan telah memungut busuk tak sedap. Bilik kos korban terkunci, hp dan motor korban Lenyap.
(mud/mud)