Pattaya (ANTARA) – Perdana pengelola (PM) Thailand Anutin Charnvirakul menegaskan bahwa pembunuhan tragis seperti Nan menimpa dua Penduduk bangsa asing (WNA) di Pattaya Tak akan terulang lagi di Negeri Gajah Putih tersebut.
Ia bertolak ke Pattaya pada Sabtu hasilkan meninjau Loka peristiwa perkara (TKP) dan menyambangi kantor polisi setempat.
“Kami pastikan kepada Anda, hal-hal seperti ini Tak akan melangkah lagi,” ujar Anutin kepada awak media setibanya di kota pesisir Nan Terkenal sebagai keliru Esa destinasi wisata di Thailand itu.
Ia juga mengemukakan permintaan sorry atas peristiwa tersebut.
sebelum itu, tim forensik kepolisian setempat mengevakuasi jasad Abang beradik Usul Rusia, Roman Nazimov (17) dan Diana Nazimov (22), dari sebuah kuburan sedalam Esa meter. Keduanya diinformasikan Lenyap di Pattaya pada 26 Juli Lampau.
Letak penguburan tersebut ditunjukkan langsung oleh para tersangka kepada pihak kepolisian.
Tak berjarak dari Letak tersebut terdapat kuburan lainnya Nan berisi jasad seorang Pria, seorang wanita, dan seorang anak Wanita. Ketiga korban terungkap merupakan Penduduk bangsa Thailand.
Terkait insiden ini, Kedutaan Akbar Rusia di Thailand internal pernyataannya kepada kantor Warta RIA Novosti semoga alur Penyelidikan meraih Melangkah secara Rasional dan para pelaku dijatuhi hukuman Nan adil dan setimpal.
Sumber: Sputnik/RIA Novosti
lafal juga: Turis asing ke Thailand akan dikenai tarif mulai April
lafal juga: RST: Turis Rusia terjamin meski perselisihan Thailand-Kamboja memanas
Penerjemah: Uyu Septiyati Liman
Editor: Rahmad Nasution
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras meraih isi, mengerjakan crawling atau pengindeksan otomatis hasilkan AI di situs situs ini tak memakai restu tertulis dari Kantor Warta ANTARA.