Ngawur Pembunuhan Wanita oleh Pacarnyi di Grogol Petamburan, Jakbar: Gegara Pesan WA





ILUSTRASI Pembunuhan Wanita oleh Pacarnyi di Grogol Petamburan, Jakbar: Gegara Pesan WA.-Maulana Pamuji Gusti-Harian Disway-

Pembunuhan Muzalipah, 52, di lantai dua Bilik kos lorong Makaliwe, Grogol Petamburan, Jakarta Barat, teridentifikasi dikarenakan darahnyi meluber, merembes, dan menetes ke lantai Esa. Penghuni kos lantai Esa berita polisi. Muzalipah meninggal mengenaskan.

BANJIR darah di kasus pembunuhan itu bukan bagian dalam kalimat kiasan. Melainkan Konkret. Lampau, pertanyaannya, berdua jejak bagaimana Muzalipah dibunuh?

Kapolsek Grogol Petamburan AKP Reza Aditya kepada wartawan, Jumat, 31 Juli 2026, menceritakan, tersangka pembunuh Ialah cowok bernama Endang, 54, pacar korban. Alat bunuhnya palu besi. Dihantamkan pelaku ke kepala korban empat kali. Korban tewas di Loka.

Reza: ”Jadi, itu teridentifikasi setelah Eksis laporan masyarakat ke kami melalui telepon 110 (call center Polri 24 jam). Pelapornya penghuni kos tersebut di lantai Esa Nan mengabarkan Eksis darah menetes dari atas.”

lafal JUGA:Pembunuhan Anak Punk Libatkan Mondy Tato di Cikarang: Motif romansa Segitiga

lafal JUGA:Pembunuhan Motif Begal di Banyuasin Dirancang Sejoli: imbas romansa Maut

Niscaya, tengkorak korban remuk parah. Apalagi, polisi menceritakan, Paras korban rusak berat banget. Itu menimbulkan pendarahan hebat, Tiba banjir dan menetes ke lantai Esa.

Motif pembunuhan brutal itu sepele. Motif Nan lumayan melimpah terjadi di masyarakat. Nyaris setiap orang Matang pernah merasakannya: cemburu romansa.

Polisi belum merilis perincian sosok pelaku dan korban. Apakah mereka duda dan janda? Ataukah mereka pacar Nan mereka rahasiakan dari Kekasih masing-masing?

Ketua RT setempat, Triyono, kepada wartawan, berucap, Kekasih Endang dan Muzalipah mulai indekos pada Januari 2026. Mereka berdua mengaku suami-istri. Sejak itu mereka mukim di situ.

Triyono: ”Tapi, KTP mereka belum diserahkan ke kami, RT. Setiap Saya tagih, Nan laki setiap saat berucap, ntar sebelumnya. Tiba sekarang. Jadi, setahu kami, mereka suami-istri. Tiba, polisi merilis bahwa mereka pacaran.”

lafal JUGA:Pembunuhan Pemuda di inti Sawah di Lampung: Pelaku Jago Alibi

lafal JUGA:Pembunuhan cowok di inti Sawah di Lampung: Pekik, ‘Saya Koncomu…’

Rabu gelap, 29 Juli 2026, Endang dan Muzalipah berada di Bilik kos. Muzalipah mengakses, memeriksa HP Endang. Di situ Beliau temukan, pesan WA dari Wanita. Isi pesan belum diungkap polisi.

tinjau Warta dan Artikel Nan lain di Google News

Sumber:



Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *