Probolinggo, iNewsMojokerto.id – Kasus pembunuhan seorang pengamen Orang silver di Kota Probolinggo, berinisial AWS (21), terungkap. Dua orang terduga pelaku berinisial NAS (28) dan AH telah diamankan polisi. Keduanya diringkus di Kediri setelah lebih sebelumnya kabur ke Banyuwangi dan Bali. Fana, Esa orang lainnya berinisial KA Tetap diburu polisi dan telah diputuskan sebagai DPO.
Kapolres Probolinggo Kota AKBP Rico Yumasri berucap bahwa para pelaku sempat melarikan diri ke sejumlah area setelah disinyalir mengerjakan kekerasan hingga berujung AWS, Penduduk Kelurahan Triwung Kidul, Kecamatan Kademangan, Kota Probolinggo meninggal Bumi pada Senin (22/6/2026).
Jasad korban terungkap di belakang Warkop Bu Maryam, jalur Soekarno-Hatta, Kelurahan Pilang, Kecamatan Kademangan.
“Para pelaku ini terdeteksi melarikan diri ke arah Banyuwangi dan Bali. Kita terus ikuti hingga pelarian terakhir terungkap bahwa mereka berada di area Kediri,” ujar AKBP Rico dikutip iNewsProbolinggo.id, Sabtu (1/8/2026).
Petugas kemudian Beralih menangkap mereka di sebuah Bilik kos di Kelurahan Bangsal, Kecamatan Pesantren, Kota Kediri, Rabu (29/7/2026) Sekeliling pukul 15.00 WIB.
Menurut Rico, Interaksi antara korban dan para tersangka bukan orang asing. Mereka lebih sebelumnya sering beraktivitas Seiring sebagai pengamen di area Kota Probolinggo.
“Mereka saling mengenal selama susut kelebihan empat rembulan terakhir. Mereka sesama pengamen Seiring-Baju di Kota Probolinggo, sehingga mendapatkan dikatakan Esa Golongan,” jelasnya.
Dari keluaran pemeriksaan Fana, langkah kekerasan disinyalir terwujud setelah korban dan para tersangka mengonsumsi minuman keras Seiring di Sekeliling Letak peristiwa. Perselisihan Nan terlihat kemudian berkembang berperan penganiayaan hingga menyebabkan korban meninggal Bumi.
Editor : Zainul Arifin