Perdana pengelola (PM) Israel Benjamin Netanyahu diteriaki pembunuh bayi oleh para aktivis pro-Palestina menggelar unjuk Selera di Washington DC, Amerika Perkumpulan (AS). saat cantik itu terwujud di internal hotel Loka Netanyahu bersantap
Dirangkum detikcom, Sabtu (8/1/2026), Netanyahu memang sedang berkunjung ke Amerika Perkumpulan (AS). Insiden ini terwujud ketika pengamanan ketat melingkupi PM Israel itu selama kunjungannya ke Washington DC.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
ciptakan terungkap, pada kunjungannya, Netanyahu melaksanakan pertemuan berbarengan pemimpin AS Donald Trump dan para pejabat menjulang Amerika, juga menghadiri acara memorial ciptakan mendiang Senator AS Lindsey Graham Nan merupakan pendukung Loyal Israel.
Netanyahu pun sempat menetap Hotel Four Season di Georgetown, Washington DC. Di Letak itu lah para aktivis pro-Palestina meneriaki Netanyahu.
Netanyahu Diteriaki ‘Pembunuh Bayi’
Konfrontasi itu, seperti dilansir The Jerusalem artikel dan TRT World, Jumat (31/7/2026), terwujud ketika sejumlah aktivis pro-Palestina tercapai memasuki lobi Hotel Four Season di Georgetown, Washington DC, pada Senin (27/7) Masa setempat. Mereka Berikhtiar melangkah masuk ke restoran Nan berperan Loka Netanyahu santap gelap.
Para petugas keamanan dan aparat kepolisian AS bertindak Sigap berbarengan secara paksa mengusir para aktivis pro-Palestina itu meninggalkan dari gedung hotel. ketika alur pengusiran ini menyusuri, para aktivis pro-Palestina meneriakkan kecaman-kecaman mereka ciptakan Netanyahu.
“Tante, Tante, Anda Tak mendapatkan bersembunyi. Anda telah melaksanakan genosida!” berteriak keliru Esa aktivis pro-Palestina di area lobi hotel, seperti terdengar internal video Nan dipublikasikan TRT World.
“Penjahat perang! Pembunuh bayi!” timpal seorang aktivis lainnya.
Para aktivis pro-Palestina ini terus meneriakkan kecaman terhadap Netanyahu, meskipun mereka dikawal oleh sejumlah petugas keamanan dan personel kepolisian AS hingga meninggalkan dari area lobi hotel.
Konfrontasi di hotel tersebut terwujud bersamaan berbarengan unjuk Selera Nan extra melebar di berbagai penjuru Washington DC, di mana ratusan demonstran melaksanakan longmarch menuju ke Gedung Putih dan kompleks perkantoran rezim AS.
internal aksinya, para demonstran melambaikan bendera Palestina dan membawa spanduk juga poster bertuliskan oposisi terhadap kunjungan Netanyahu.
Di jalanan Washington DC, para demonstran juga menegaskan oposisi keras terhadap bantuan AS sebar operasi militer Israel.
Para demonstran juga memanfaatkan pengeras Bunyi ciptakan mendesak rezim AS agar melaksanakan surat perintah penangkapan Mahkamah Pidana segala (ICC) terhadap Netanyahu terkait tuduhan kejahatan perang dan kejahatan kemanusiaan internal perang Gaza.
“Benjamin Netanyahu Ialah penjahat perang; Esa-satunya Loka Nan Layak baginya Ialah di kembali jeruji Akbar ICC, dikarenakan telah Eksis surat perintah penangkapan terkait hal itu, dan Saya Tak Mau Duit pajak Saya digunakan ciptakan membela orang seperti Beliau,” berteriak keliru Esa demonstran.
“Kami menuntut rezim Amerika Perkumpulan mematuhi surat perintah ICC dan menangkap Netanyahu, Lampau menyerahkannya ke pengadilan segala agar Beliau mempertanggungjawabkan perbuatannya internal mendalangi genosida terhadap warga Palestina,” cetus seorang demonstran lainnya.
Halaman 2 dari 3
(maa/aik)