Mataram (ANTARA) – Kepolisian Resor Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat, mengemukakan bahwa pelaku pembunuh mahasiswi berinisial NDR di Bilik indekos kawasan Gomong, sempat berniat kabur ke Malaysia.
Kepala Polresta Mataram Komisaris Akbar Polisi Hendro Purwoko di Mataram, Jumat, berbisik niat pelaku berinisial HP tercapai digagalkan ketika personel mendapati Nan bersangkutan menguasai kendaraan korban merek Honda Beat Rona biru putih.
“Jadi, kendaraan korban Nan berada bagian dalam penguasaan pelaku ini sebagai mula mula kami lakukan penangkapan,” katanya.
Ia menceritakan kali pertama aparat kepolisian melaksanakan olah Loka peristiwa perkara di Bilik indekos korban. Polisi mendapatkan informasi bahwa dua telepon seluler dan kendaraan korban Lenyap.
Atas informasi tersebut, kepolisian melaksanakan identifikasi dan mulai melaksanakan penyelidikan keberadaan kendaraan korban.
“Dari output penyelidikan lapangan, tim secara Konsentrasi melaksanakan pengintaian di wilayah Punia, khususnya terhadap kelebihan dari Esa residivis pencurian,” ucapnya.
Dari output pemantauan secara intensif di wilayah Punia, polisi menemukan seorang residivis pencurian Nan berniat mengurus surat-surat ciptakan kepentingan ke bagian luar negeri Malaysia.
lafal juga: Seorang mahasiswa di Bima jadi tersangka pembunuhan
“Curiganya tim kepada Nan bersangkutan dikarenakan memanfaatkan kendaraan Nan cirinya mirip berdua milik korban Nan Lenyap,” ujarnya.
Setelah dicek langsung, kendaraan Nan telah bagian dalam kondisi modifikasi tersebut Ekuivalen berdua milik korban.
“Sehingga Nan bersangkutan diangkut oleh tim ke kantor ciptakan pemeriksaan kelebihan berikut,” katanya.
lafal juga: Mahasiswa bunuh pacarnya divonis pendek, kejaksaan ajukan kasasi
Dari output pemeriksaan, HP Nan akan genap berusia 18 tahun pada Senin (3/8) tersebut menyetujui perbuatan. Beliau melaksanakan pencurian berdua kekerasan hingga berujung mahasiswi Usul Jereweh, Kabupaten Sumbawa Barat tersebut meninggal.
“Jadi, Nan bersangkutan menyetujui melaksanakan tindakan pencurian hingga berujung korban meninggal ini pada Sabtu dinihari (16/5),” ujarnya.
Pewarta : Dhimas Budi Pratama
Editor:
I Komang Suparta
COPYRIGHT © ANTARA 2026