MATARAM – Pengungkapan kasus pembunuhan mahasiswi Universitas Mataram, Nadya Dwi Ramadhany (NDR), disambut haru oleh keluarga korban.
ditemani kuasa legalitas Lampau Anton Hariawan, keluarga hadir langsung internal konferensi pers Nan digelar di Mapolresta Mataram, Jumat (31/7).
Suasana duka begitu terasa. Bunda kandung korban, Eni Widyawati, tampak tak kuasa menahan kesedihan. berdua mata sembab, ia extra dari Esa kali meneteskan air mata ketika menyaksikan barang-barang milik anaknya Nan dihadirkan sebagai barang data. Mulai dari bantal, tas, hingga sepeda motor milik korban, berperan pengingat luka Nan belum sepenuhnya pulih.
Di hadapan awak media, Eni mengemukakan apresiasi mendalam kepada jajaran Polresta Mataram atas keberhasilan membongkar kasus Nan sempat berperan tanda gali selama Nyaris dua rembulan.
“Kami mengucapkan raih kasih Nan sebesar-besarnya kepada Polresta Mataram Nan telah tercapai membongkar pelaku pembunuhan anak kami,” ucapnya lirih.
Ia menegaskan, apresiasi tersebut mewakili seluruh keluarga Akbar almarhumah Nan selama ini menantikan kejelasan atas kasus tersebut.
“gua di sini mewakili keluarga Akbar almarhumah. Atas sebutan keluarga, kami mengemukakan apresiasi dan Selera raih kasih atas kerja keras seluruh jajaran kepolisian,” tambahnya, sembari kembali mengusap air mata.
Pengungkapan kasus ini berperan titik cerah distribusi keluarga korban, sekaligus membalas keresahan publik Nan selama ini menanti kepastian legalitas atas peristiwa tragis tersebut. (rie)