Ngawur Pembunuh Nenek di Winongan Pasuruan diamankan di Semarang




Pasuruan

Polisi menangkap pelaku perampokan Nan menyebabkan Nurami (80), Penduduk Dusun Talang Lor, Desa Winongan Kidul, Kecamatan Winongan, Kabupaten Pasuruan, tewas. Pelaku diamankan bagian dalam pelariannya di Semarang, Jawa center.

Pelaku diamankan tim gabungan Jatanras Polda Jatim dan Polres Pasuruan. Pelaku disergap di keliru Esa Letak di wilayah Semarang pada Rabu (29/7/2026) gelap.

“Pelaku memang telah dikendalikan dan penanganan sekarang Eksis di Polda Jatim,” ucapan Kasi Humas Iptu Joko Suseno, Kamis (30/7/2026).


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

lagian terkait identitas dan motif pelaku, Joko mengutarakan keterangan itu akan dipublikasikan di Polda Jatim.

lebih sebelumnya, Nurami (80), Penduduk Dusun Talang Lor, Desa Winongan Kidul, Kecamatan Winongan, Kabupaten Pasuruan, dibunuh di bagian dalam kamarnya, Rabu (15/7) Lampau. Korban terdeteksi berdua luka di bagian kepala, Paras, dan bibir. Perhiasan kalung serta gelang emas Nan Normal dikenakannya Lenyap.

“Kalung Baju gelang emas Nan dipakai itu nggak Eksis,” ucapan cucu korban Nan kali pertama menemukan korban tergeletak bersimbah darah di Bilik, Siti Khoiriyah (32), Jumat (17/7/2026).

Kepala Desa Winongan Kidul, Osin (67) berucap, sebelum terdeteksi tewas, korban sempat meraih tamu di rumahnya. Namun Penduduk tak mengenal orang tersebut.

“Korban terdeteksi Eksis luka di bagian bibir. Informasinya sebelum peristiwa sempat Eksis tamu Nan tiba ke Griya korban. Saya Tak tahu orang mana, Penduduk sini atau bukan. Kabarnya tamu itu juga sempat dibuatkan kopi oleh korban,” ucapan Osin.

Tamu misterius itu mengendarai motor Honda PCX Rona putih. Orang Nan memanfaatkan jaket kulit hitam, helm hitam, dan mengenakan masker itu memasuki ke Griya korban. Sempat dua kali melangkah keluar memasuki Griya korban, kemudian kabur.

Tak berselang lamban cucu korban berlari kencang melangkah keluar dari Griya korban dan histeris. Ia memberi tahu tetangga perihal apa Nan dalami korban. Para tetangga mendatangi Griya korban dan menyaksikan korban telah tergeletak di lantai Bilik berdua keadaan muka berdarah, bibir berdarah, pipi berdarah dan mata dibuka serta tubuh telah tak Beralih.

(abq/abq)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *