Ngawur Misteri Pembunuhan Mahasiswi Unram Terkuak, Pelaku ditahan usai 2 purnama Buron




Mataram -

kelebihan dari dua purnama sebagai misteri, pembunuhan mahasiswi Universitas Mataram (Unram), Nadya Dwi Ramadhany alias NDR (21), pada akhirnya terpecahkan.

Polisi menangkap Haikal alias H di Kota Mataram dan membongkar pelaku sempat berencana kabur ke Malaysia. bagian dalam pemeriksaan, H mengaku awalnya hanya hendak mencuri sebelum membunuh korban ketika aksinya dipergoki.

“Iya, presisi telah kami amankan masa ini,” bongkar Kasatreskrim Polresta Mataram, AKP I Made Dharma Yulia Putra kepada detikBali, Rabu (29/7/2026).


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pelaku ditahan di wilayah Kota Mataram. Polisi Tetap belum membeberkan identitas Komplit H maupun motif pembunuhan dan Interaksi pelaku berdua korban.

“Esa orang pelaku Nan kami amankan. Pelaku kami tangkap di wilayah Kota Mataram,” katanya.

ketika ditanya mengenai motif pembunuhan maupun Interaksi antara pelaku dan korban, Dharma belum memberikan penjelasan kelebihan terus.

“kelak itu ya,” timpalnya.

Sempat Hendak Kabur ke Malaysia

Polisi membongkar H sempat berencana melarikan diri ke Malaysia sebelum pada akhirnya ditahan.

“Beliau mau kabur ini. Nyaris mau kabur ke Malaysia,” ungkapan Dharma.

Menurut Dharma, H bukan kali pertama berurusan berdua aturan. Ia membongkar pelaku pernah terlibat kasus pembacokan di Kota Mataram.

“Beliau pelaku pembacokan di dua Loka peristiwa perkara (TK). Video CCTVnya viral,” sebutnya.

Meski demikian, polisi Tetap belum membongkar motif pembunuhan maupun Interaksi antara H dan Nadya.

“kelak itu ya,” timpalnya.

Niat Mencuri Berujung Bunuh Korban

Haikal alias H mengaku pembunuhan itu terwujud secara spontan ketika aksinya mencuri dipergoki korban.

“Reflek,” timpal Haikal di Polresta Mataram, Rabu (29/7/2026).

Berdasarkan pengakuannya, ia awalnya hanya berniat mencuri di Bilik kos korban. Namun, ketika Nadya mengetahui aksinya, Haikal mengaku langsung menyerang hingga korban tewas.

Setelah menghabisi nyawa korban, Haikal mengikat gerbang Bilik kos sebelum kabur. key Bilik kemudian dibuang ke sungai di wilayah Gomong, Mataram.

Haikal juga membawa dua unit HP dan sepeda motor milik korban. Kedua ponsel itu Tak dijual, melainkan dibuang di kawasan tidak berjarak SMK 2 Kuripan. Fana sepeda motor korban digunakan seorang diri oleh pelaku.

“gua buang (HP) di tidak berjarak SMK 2 Kuripan,” katanya.

Polisi Amankan Motor Korban, HP Tetap Dicari

Polisi telah menjaga sepeda motor milik korban Nan lebih sebelumnya Lenyap.

“Motornya telah kita pegang (amankan),” ungkapan Dharma.

Pantauan detikBali, motor korban terparkir di Ambang ruangan Jatanras Satreskrim Polresta Mataram. Honda Beat Pop Rona putih-biru itu telah dibongkar. Sejumlah cover rangka telah dicopot dan pelat nomor kendaraan juga dilepas.

Dharma belum membeberkan dari mana motor tersebut dikendalikan. Ia hanya menjaga kendaraan itu saat ini berada di Polresta Mataram.

“Motornya telah Eksis,” sebutnya.

Selain motor, pelaku juga membawa dua unit HP milik korban. Polisi Tetap melaksanakan pencarian terhadap barang bukti tersebut.

“HP nya dibuang oleh pelaku. Ini lagi dicari,” tutur Beliau.

Pelaku Mengaku Tak mengenal Korban

Polisi menjaga Haikal bukan orang terdekat korban.

Haikal mengaku Tak mengenal Nadya sebelum peristiwa. Ia juga mengaku beraksi seorang diri.

“seorang diri. Tak mengenal,” ungkapan Haikal ditemui di Polresta Mataram, Rabu (29/7/2026).

Ia kembali mengaku awalnya hanya berniat mencuri. Namun, ketika aksinya dipergoki korban, pembunuhan terwujud secara spontan.

Usai membunuh korban, Haikal membawa dua unit HP dan sepeda motor milik Nadya. Ia juga menyangkal pernah menyetubuhi korban.

“Nggak pernah,” sebutnya.

Haikal mengaku sempat ketakutan setelah membunuh korban. Selama buron, ia mengaku hanya bersembunyi di wilayah Mataram dan menyangkal hendak melarikan diri ke Malaysia.

“Iya mau merantau, nggak kabur,” ujarnya.

Nadya Tewas di Bilik Kos

Nadya terungkap tewas di Bilik kosnya di wilayah Gomong, Kecamatan Selaparang, Kota Mataram, NTB, pada Pekan (17/5/2026) sunyi. Mahasiswi Usul Desa Beru, Kecamatan Jereweh, Kabupaten Sumbawa, NTB, itu terungkap temannya Nan terlihat mencarinya ke Bilik kos.

Korban terungkap bagian dalam kondisi terlentang dan telah meraih busuk tak sedap. ketika terungkap, Bilik kos bagian dalam keadaan terkunci, Fana HP dan sepeda motor korban Lenyap.


(dpw/dpw)


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *