Mataram –
Polisi menyingkap pelaku pembunuhan mahasiswi Universitas Mataram (Unram), Nadya Dwi Ramadhany (21), berencana melarikan diri ke Malaysia sebelum ujungnya diamankan. Pelaku juga pernah mengerjakan tindakan pembacokan.
“Beliau mau kabur ini. Nyaris mau kabur ke Malaysia,” ungkapan Kasatreskrim Polresta Mataram, AKP I Made Dharma Yulia Putra.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Dharma, H bukan kali pertama berurusan berdua legalitas. Ia menyingkap pelaku pernah terlibat kasus pembacokan di Kota Mataram.
“Beliau pelaku pembacokan di dua Loka peristiwa perkara (TK). Video CCTVnya viral,” sebutnya.
Meski demikian, Dharma belum bersedia membeberkan motif pembunuhan maupun Interaksi antara pelaku dan korban. “kelak itu ya,” timpalnya.
hasilkan terungkap, Nadya terungkap tewas di Bilik kosnya wilayah Gomong, Kecamatan Selaparang, Kota Mataram, NTB pada Pekan (17/5/2026) gelap. Wanita Usul Desa Beru, Kecamatan Jereweh, Kabupaten Sumbawa, NTB itu terungkap oleh temannya Nan tiba mencarinya ke kosnya.
Korban terungkap internal kondisi terlentang dan telah mengundang busuk tak sedap. Bilik kos korban terkunci, hp dan motor korban Lenyap.
Penampakan Motor Korban Nan Lenyap
Polisi menemukan sepeda motor milik korban Nan Lenyap. Motor itu saat ini dikendalikan di Polresta Mataram.
“Motornya telah kita pegang (amankan),” ungkapan Dharma, Rabu (29/7/2026).
Pantauan detikBali, motor korban itu terparkir di Ambang ruangan Jatanras Satreskrim Polresta Mataram. Honda Beat Pop Rona putih biru itu telah dibongkar oleh pelaku. Sejumlah cover rangka telah dicopot dan plat kendaraan telah dicopot.
Dharma Tak membeberkan mendalam persoalan motor korban itu. Termasuk soal motor tersebut dikendalikan di mana. Hanya menyebut, motor itu telah dikendalikan.
“Motonya telah Eksis,” sebutnya.
Pelaku Tak hanya memungut motor korban, melainkan juga. Hp tersebut Tetap internal pencarian.
“HP nya dibuang oleh pelaku. Ini lagi dicari,” tutur Beliau.
(nor/nor)