Ngawur Terungkap! Pembunuh cowok Nan Ditimbun Lumpur di Sawah Pe…


PEKALONGAN, puskapik.com – Misteri tewasnya seorang cowok Nan terungkap tertimbun lumpur di area persawahan Desa Kalipancur, Kecamatan Bojong, Kabupaten Pekalongan, pada akhirnya terungkap.

Satreskrim Polres Pekalongan hanya membutuhkan Masa Sekeliling tiga jam ciptakan menangkap pelaku Nan ternyata Tetap Penduduk Esa desa berbarengan korban.

Pelaku berinisial D (27) saat ini telah dikendalikan dan menyetujui menghabisi nyawa korban.

lafal Juga: Perangkat Desa Kalipancur Pekalongan terungkap Meninggal di Area Persawahan, Polisi Selidiki Penyebab Mortalitas

Dari output pemeriksaan Fana, tindakan tersebut diperkirakan dipicu Selera sakit jiwa dikarenakan pelaku mengaku selama ini kerap diperintah atau “dikongkoni” oleh korban.

Kasatreskrim Polres Pekalongan AKP Fauzi Surya Chandra berucap, pelaku ditahan pada Selasa (28/7/2026) Sekeliling pukul 11.00 WIB Seiring sejumlah barang data Nan diperkirakan terkait berbarengan tindak pidana tersebut.

“Alhamdulillah, hanya butuh Masa Sekeliling tiga jam, pelaku tercapai dikendalikan Sekeliling pukul 11.00 WIB. Pelaku Esa orang Pria berinisial D, usia 27 tahun, Penduduk Desa Kalipancur,” ujar AKP Fauzi.

lafal Juga: Polres Pemalang Bongkar Produksi Cairan Ganja Sintetis, Dua Orang ditahan

Menurut Fauzi, pengungkapan kasus menyusuri Sigap berkat serangkaian petunjuk Nan dikumpulkan penyidik di lapangan.

Korban terungkap Mempunyai Interaksi Nan lumayan tidak berjarak berbarengan pelaku dan bahkan kerap menitipkan sepeda motor di Griya tersangka.

Kejanggalan terlihat ketika polisi mendatangi Griya pelaku pada mula penyelidikan. Berdasarkan keterangan keluarga dan Penduduk, D Baju berada di Griya pada pagi hingga cahaya masa. Namun ketika petugas tiba, ia Malah menghilang.

Polisi kemudian meraih informasi dari sejumlah Penduduk Nan menyaksikan pelaku berbincang berbarengan pedagang sembako dan seorang tukang jahit Sekeliling pukul 01.00 WIB.

Dari petunjuk itu, penyidik melaksanakan penelusuran hingga pada akhirnya tercapai menangkap pelaku di wilayah Desa Kalipancur, hanya kelebihan dari Esa dusun dari rumahnya.

internal pemeriksaan, D mengaku sempat berkelahi berbarengan korban. Perlawanan korban juga terlihat dari adanya luka cakaran di bagian leher dan dada pelaku.

“Korban telah sempat melaksanakan perlawanan. Itu juga diakui dari keterangan tersangka. Eksis bekas luka cakaran di bagian leher dan dada tersangka,” bongkar Fauzi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *