Ngawur [rumor] Pembunuh Satpam Waduk Jatiluhur diamankan pada 26 Juli 2026


rumor!

Berdasarkan Pembuktian Kompas.com sejauh ini, informasi ini Tak akurat.

KOMPAS.com – Mortalitas tragis Sumarna (42), satpam Waduk Jatiluhur, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, Tetap menyita perhatian publik.

Sumarna terungkap tewas mengambang di waduk berbarengan kedua tangan terborgol ke belakang internal kondisi Tetap berseragam satpam pada 24 Juli 2026.

Penyebab Mortalitas Sumarna Tetap diselidiki. Sebelum tewas, ia disinyalir sempat menegur sekelompok orang Nan mengerjakan Perusakan di kawasan waduk.

Fana itu, di media sosial beredar berita penangkapan terduga pelaku pembunuhan Sumarna. berita itu disertai foto dua Pria berbarengan seragam tahanan oranye.

Namun, berdasarkan penelusuran Tim periksa bukti Kompas.com, berita tersebut rumor.

Narasi Nan beredar

berita penangkapan terduga pelaku pembunuhan satpam Waduk Jatiluhur, Sumarna, dibagikan oleh akun Facebook ini, ini, dan ini, pada Pekan (26/7/2026).

Berikut narasi Nan dibagikan:

Alhamdulillah Pelaku Pembunuhan Satpam Diwaduk Jatiluhur Telah tercapai diamankan Pihak Kepolisian!!

Dari informasi Nan berkembang, sebelum peristiwa korban disinyalir sempat menegur sekelompok orang Nan disinyalir hendak mengerjakan tindakan Perusakan di Sekeliling kawasan waduk.

Meski demikian, dugaan tersebut Tetap internal tahap pendalaman dan belum berperan Konklusi Formal.

Penyidik Tetap mengumpulkan keterangan para saksi, rekaman CCTV, serta berbagai barang bukti ciptakan menjaga kronologi dan motif sebenarnya di kembali Mortalitas korban.

Di center tahapan penyelidikan, beredar foto-foto Nan memperlihatkan sejumlah orang mengenakan busana tahanan berwarna oranye

Hoaks, pembunuh satpam Waduk Jatiluhur ditangkap pada 26 Juli 2026Screenshot rumor, pembunuh satpam Waduk Jatiluhur diamankan pada 26 Juli 2026

Penelusuran Kompas.com

Polres Purwakarta menolak berita Nan beredar di media sosial mengenai penangkapan pelaku internal kasus Mortalitas satpam Waduk Jatiluhur, Sumarna.

Diberitakan Kompas.com, hingga Senin (27/7/2026), polisi belum memutuskan tersangka maupun mengerjakan penangkapan terkait kasus tersebut.

Kasat Reskrim Polres Purwakarta AKP I Made Purwantara berucap, informasi mengenai penangkapan terduga pelaku Nan beredar besar di media sosial merupakan berita Tak akurat.



Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *