Ngawur Dedi Mulyadi Minta Polisi Segera Tangkap Pembunuh Satpam Nan Tewas Terborgol di Waduk Jatiluhur


Penyidik Satreskrim Polres Purwakarta terus mendalami kasus Mortalitas Sumarna, petugas keamanan Nan terdeteksi meninggal Bumi di kawasan Waduk Jatiluhur berdua kondisi kedua tangan terborgol ke belakang. Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menginginkan kepolisian mengusut tuntas kasus tersebut agar pelaku segera diamankan sekaligus memberikan Selera terlindungi kepada masyarakat.

“Kita menginginkan agar kasus ini segera terungkap pelaku Nan mengerjakan pembunuhan terhadap korban. dikarenakan ini menyangkut Selera terlindungi masyarakat di Jawa Barat,” ujar Dedi Mulyadi bagian dalam tayangan Metro masa Ini Metro TV, Selasa, 28 Juli 2026.

Hingga ketika ini, polisi telah memeriksa sedikitnya 15 orang saksi Nan terdiri dari keluarga, rekan kerja, hingga pihak-pihak Nan terakhir berkomunikasi berdua korban.

 


“Perkembangan kasus security atau petugas keamanan Nan tenggelam di Waduk Jatiluhur, kita telah mengerjakan pemeriksaan terhadap 15 saksi ciptakan Fana,” ujar Kasat Reskrim Polres Purwakarta, AKP I Made Purwantara.

Selain itu, penyidik juga mengkaji rekaman kamera pengawas atau CCTV di Sekeliling Letak peristiwa, serta mengharap keluaran autopsi ciptakan membongkar penyebab Niscaya Mortalitas korban. Tiba ketika ini, polisi belum memutuskan tersangka dan menegaskan bahwa informasi mengenai penangkapan pelaku Nan beredar di media sosial Tak akurat.

Polisi melindungi penyelidikan Tetap terus melangkah berdua mendalami seluruh barang data dan keterangan para saksi. Masyarakat diimbau Tak praktis mempercayai informasi Nan belum terverifikasi dan mengharap perkembangan Formal dari kepolisian.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *